Tiga Mahasiswa UAJY Raih Penghargaan Best Presentation EWP di ITS Surabaya

share on:
Darren Hamdy, Cathrine Hasian Sihotang, dan Ni Made P. Kireina Maharani || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Darren Hamdy, Cathrine Hasian Sihotang, dan Ni Made P. Kireina Maharani, berhasil meraih Juara 1 sekaligus penghargaan Best Presentation dalam kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional “Injection” yang merupakan rangkaian acara Engineering Physics Week (EPW), di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

BACA JUGA: Ini Empat Tersangka Pembunuhan di Wirobrajan, Motifnya Dendam

Kompetisi ini berfokus pada karya tulis ilmiah bertema teknologi dan inovasi. Dalam ajang tersebut, tim mempresentasikan paper dan prototipe berjudul “Perancangan Desain Prototipe Alat Bantu Sederhana untuk Menurunkan Risiko Musculoskeletal Disorder Pembatik.” Penelitian ini bertujuan membantu pembatik mengurangi risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs), meningkatkan kenyamanan, dan efisiensi selama proses membatik.

BACA JUGA: Jelang Nataru, Pemkab Kulonporogo Sigap Rakor dan Mitigasi Lintas Sektoral

Tahapan perlombaan telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2025, dimulai dari pengumpulan abstrak, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan full paper, hingga akhirnya para finalis mempresentasikan hasil penelitian mereka secara langsung pada 8 November di ITS Surabaya.

BACA JUGA: Bumkal Pandansari Kini Punya Kandang Ayam Baru, Ujud Realiasi Permendes

Dalam proses perlombaan, ketiganya mengakui bahwa proses penelitian bukan hal yang mudah. Tantangan muncul mulai dari membagi waktu antara perkuliahan, tugas sebagai asisten dosen, hingga penyusunan paper ilmiah.

BACA JUGA: FFPJ Peroleh Anugerah Kebudayaan DIY 2025, Tomy Bertekad Terus Berproses

“Kebetulan karena kami bertiga asisten dosen, jadi dalam proses pengerjaannya itu mungkin bersamaan dengan tugas kuliah, tugas jaga kelas, dan tugas dalam menulis paper-nya,” ujar Cathrine, Rabu (3/12/2025).

BACA JUGA: Bupati Sleman Serahkan SK kepada 3.513 PPPK, Begini Pesannya

Sementara itu, Darren menambahkan, “Tantangan lainnya ada di komunikasi dalam tim, di mana kadang ada perbedaan pendapat, tapi akhirnya bisa disepakati bersama dan menghasilkan yang diinginkan.”

BACA JUGA: Dusun Kalirase Trimulyo Lakukan Sejumlah Program Inovatif

Selama proses perlombaan, Ir Twin Yoshua R. Destyanto ST MSc PhD IPM, selaku dosen Departemen Teknik Industri, memberikan arahan dan bimbingan kepada tim dalam setiap tahap, mulai dari penulisan paper hingga persiapan presentasi akhir. Dukungan tersebut menjadi motivasi penting bagi tim untuk tetap semangat hingga tahap akhir kompetisi serta menjadi pengalaman berharga yang ingin mereka bagikan kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya.

BACA JUGA: Tim BPK RI Sambangi Makorem 072/Pmk, Ini yang Dilakukan

“Untuk mahasiswa-mahasiswa UAJY lainnya berani mencoba dan tidak takut gagal. Jangan ragu untuk mencari hal baru, karena sesuatu yang tampak sulit di awal ternyata bisa dijalani dengan baik jika dikerjakan dengan tekun,” ujar Kireina.

BACA JUGA: Mantan Jogoboyo Maguwoharjo Ajukan Banding, Ini Alasannya

“Melalui kompetisi ini, saya melihat bahwa mahasiswa UAJY memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lain. Semakin banyak mahasiswa yang berani menantang diri untuk mengikuti ajang seperti ini, semakin besar pula kesempatan mereka untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan kualitas diri,” ujar Twin.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Terdakwa Korupsi Bandwidth Sleman Memohon Hakim Batalkan Dakwaan Jaksa

Prestasi ini menjadi dorongan bagi mahasiswa UAJY untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi, serta menjadi bukti nyata dukungan fakultas dalam pengembangan potensi mahasiswa. (*)

 


share on: