Yogyapos.com (SLEMAN) - Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono SSos MSi MSc memimpin secara langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Monumen Pahlawan Pancasila, Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (1/6/2026)
BACA JUGA: Masyarakat Minang di Yogyakarta Laporkan Abu Janda ke Polda
Upacara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono SIK, Ketua DPRD DIY Nuryadi SPd, Seklem AAU Marsma Harry Sofian E SIP MH, Palaksa Lanal Yogyakarta Letkol Laut (T) Wahyu Nugroho B ST, dan unsur Forkopimda DIY serta diikuti pasukan upacarayang terdiri dari unsur TNI-Polri, Bakesbangpol DIY, BPBD DIY, Kanwil Dirjen Pajak DIY, Mahasiswa dan Pelajar.
BACA JUGA: Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Temui Bupati Harda, Bahas Candi
Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan Cipta, Tanda kebesaran dibuka, Pembacaan Teks Pancasila, Tanda kebesaran ditutup dan Pembacaan Undang Undang Dasar 1945.
Penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih
Dalam amanatnya, Danrem 072/Pamungkas membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman dan menjadikan Pancasila sebagai fondasi perdamaian dunia.
BACA JUGA: Kemenhaj Pastikan Mina Clear dan Siapkan Kepulangan Jemaah Haji
“Kepala BPIP mengamanatkan agar seluruh elemen bangsa senantiasa merawat nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan. Pancasila tidak sekadar menjadi teks sejarah, namun harus terus dihidupkan sebagai ideologi yang membumi dalam keseharian,” kata Danrem.
BACA JUGA: UAJY Klarifikasi Sejumlah Mahasiswanya dalam Penulisan Abstrak & Presentasi Konferensi Internasional
Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah Yogyakarta, untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
BACA JUGA: Sarasehan Menggagas Pancasila Berperspektif Laudato Si
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini bukan sekadar slogan semata. Akan tetapi, tema ini harus menjadi pengingat yang hidup (living ideology) bahwa kekuatan utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terletak pada semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghargai perbedaan.
Pengibaran Bendera Merah Putih
“Pancasila adalah ideologi yang terbuka dan adaptif. Di tengah arus informasi dan dinamika sosial saat ini, mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas moral dan alat pemersatu. Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, melainkan harus menjadi kekuatan untuk terus bergerak maju membangun bangsa,” ujar Danrem.
BACA JUGA: Dorong Gaya Hidup Sehat, Danrem 072/Pmk Ikuti Trans Jogja Run 2026
Orang nomor satu di Korem 072/Pamungkas itu juga mengingatkan pentingnya peran TNI-Polri dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Menurutnya, stabilitas yang kondusif hanya bisa tercipta jika masyarakat terus mengamalkan nilai-sila Pancasila, mulai dari sila pertama hingga kelima, dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Puisi Jelek untuk Penguasa Buruk
“Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi generasi muda penerus bangsa untuk terus menghidupkan semangat nasionalisme. Diharapkan, semangat persatuan ini dapat terus dirawat untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya.
BACA JUGA: Ini Tiga Kandidat Sekda Sleman Pasca Purna Tugas Susmiarto
Upacara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan Penampilan tari kolosal "Bangkit Bersama Garuda" dari Dinas Kebudayaan DIY. (*/Red)
