Yogyapos.com (BANTUL) - Islamic Book & Culture Festival (IBCF) 2026 resmi dibuka di The Ratan Yogyakarta, Jalan Ringroad Selatan, Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).
BACA JUGA: Keraton Yogya Serahkan Surat Kekancingan, Pembangunan Mapolda DIY Segera Dimulai
Festival yang diinisiasi Lesbumi PWNU DIY ini menyajikan perpaduan literasi, seni, dan budaya Islam Nusantara dalam satu rangkaian kegiatan bertema “Sanad”.
BACA JUGA: Jaksa Gunakan KUHP Baru Tuntut Pembawa Celurit 10 Bulan Penjara, Tim Advokat Tak Terima
Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Pukul 09.00 WIB, pameran buku dibuka dengan koleksi puluhan ribu judul buku dari berbagai penerbit, menarik minat para pegiat dan pecinta literasi.
BACA JUGA: Menggali Memori Kolektif: Mau ke Mana?
Selanjutnya, pukul 10.00 WIB, pameran seni rupa bertajuk “Sanad” resmi dibuka, menampilkan karya-karya para seniman Lesbumi DIY yang merefleksikan kesinambungan tradisi keilmuan dan kebudayaan Islam.
Panggung Seremoni Pembukaan IBCF 2026, The Ratan Yogyakarta, 27/1/2026 || YP-Lesbumi DIY
Rangkaian acara berlanjut pada pukul 13.00 WIB dengan Simaan Al-Qur’an yang dibawakan oleh Fatayat PCNU Kota Yogyakarta, sebagai pembuka agenda spiritual di hari pertama IBCF 2026. Meski hujan deras mengguyur kawasan The Ratan dan Yogyakarta pada pukul 14.30 WIB, suasana tetap khidmat dan seluruh rangkaian acara terus berlangsung tanpa kendala berarti.
BACA JUGA: LKBH Pandawa Laporkan Oknum Polisi ke Polda DIY atas Dugaan Penganiayaan Wanita
Menjelang waktu maghrib, satu per satu personel Kiai Kanjeng mulai berdatangan ke lokasi. Hingga usai maghrib, seluruh personel telah lengkap untuk melakukan check sound sebagai persiapan pentas seni pembukaan pada malam harinya.
BACA JUGA: Tersangka Kasus Dugaan Kredit Fiktif BRI Banguntapan Ajukan Praperadilan terhadap Kejati DIY
Setelah adzan isya, para tamu undangan mulai berdatangan untuk mengikuti seremoni pembukaan. Kehadiran para kiai menjadi simbol restu dan doa bagi terselenggaranya IBCF 2026. Terlihat hadir Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH Dr Ahmad Zuhdi Muhdlor, beserta jajaran pengurus lembaga dan badan otonom PWNU DIY. Turut hadir pula Ketua Lesbumi PBNU KH Muhammad Jadul Maula.
BACA JUGA: Jenderal (Purn) Dudung Gandeng Fajar Sadboy Rilis Lagu Religi Ramadhan
Selain itu, acara pembukaan juga dihadiri jajaran Forkompimkap Kapanewon Sewon, mulai dari Panewu, Kepala KUA, Koramil, hingga Polsek Sewon, yang menunjukkan dukungan lintas unsur terhadap penyelenggaraan festival ini
BACA JUGA: Keluarga Terduga Penjambret dan Tersangka Penabrak Jalani Proses RJ
Seremoni pembukaan dimulai pukul 20.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan perwakilan panitia Yusuf Effendy dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH Dr Ahmad Zuhdi Muhdlor, serta doa pembuka yang dipimpin oleh Dr. KH. Habib Syakur, Wakil Rais Syuriah PWNU DIY.
Ruang pameran buku islami, IBCF 2026, The Ratan Yogyakarta, 27/1/2026 || YP-Lesbumi DIY
KH Dr Ahmad Zuhdi Muhdlor menyampaikan apresiasi kepada Lesbumi PWNU DIY yang telah menginisiasi pameran buku Islam dan festival budaya sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Nahdlatul Ulama.
BACA JUGA: Cemburu, Pria Muda Sayat Paha Teman Menggunakan Cutter
Ia juga berpesan agar Lesbumi terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan dakwah kultural sebagai ikhtiar menyebarkan syiar Islam melalui seni dan kebudayaan.
BACA JUGA: HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, Kader PDI Perjuangan DIY Rawat Bumi Pertiwi
“Lesbumi harus terus menghadirkan ruang-ruang kreatif yang menyampaikan syiar Islam dengan cara yang indah, santun, dan mencerahkan,” ujar Kiai Muhdlor.
BACA JUGA: Gandeng Allya Zaenab, Band Mitologi Suntikkan Jiwa Baru ke Lagu 'Berharap'
Sebagai tanda dimulainya rangkaian festival, IBCF 2026 secara resmi dibuka dengan ketukan sebanyak sembilan kali oleh KH. Ahmad Zuhdi Muhdlor.
BACA JUGA: 3.140 Pendaftar Calon Komisioner KIP, 378 Orang Lolos Seleksi Administrasi
Usai seremoni pembukaan, Kiai Kanjeng tampil memukau dengan sajian musik gamelan yang harmonis, melantunkan syair-syair penuh makna spiritual dan kebudayaan. Pagelaran ini berlangsung sekitar satu jam dan sukses menghadirkan suasana religius yang menghipnotis para hadirin.
BACA JUGA: UU Nomor 20 Tahun 2025 dan Wajah Baru Peran Advokat dalam Peradilan Pidana
Rangkaian acara malam pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sinau bareng bersama Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH Dr Ahmad Zuhdi Muhdlor, yang dipandu oleh Helmi Mustofa. Keduanya secara bergantian menyampaikan nasihat penuh hikmah serta refleksi perjalanan satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama.
BACA JUGA: Tim Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Pencurian Laptop Ajukan Perlawanan, Ini Alasannya
Sebagai penutup, seremoni pembukaan Islamic Book & Culture Festival 2026 ditutup dengan lantunan lagu “Tombo Ati”, menciptakan suasana syahdu dan penuh makna di penghujung malam pembukaan. (Markaban Anwar)
