Dr Yanto SH, Calon Hakim Agung yang Mahir Mainkan Wayang

share on:
Dr Yanto calon Hakim Agung MA yang piawai memainkan wayang kuli || YP-Dok.Redaksi

Yogyapos.com (YOGYA) - Dr Yanto SH MH terpilih sebagai calon Hakim Agung Kamar Pidana di Mahkamah Agung (MA) RI. Pria kelahiran Gunungkidul DIY ini terpilih diantara 7 nama calon Hakim Agung 2023 telah ditetapkan oleh Komisi III DPR RI dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir di Kompleks Parlemen RI, Senayan pada  Kamis (23/11/2023).

BACA JUGA: Try Out Calon Advokat Mewarnai Syukuran Menempati Kantor Baru DPC Peradi Wates

Hakim Yanto ramai menghiasi media saat menjadi ketua majelis dengan terdakwa Ketua DPR Setya Novanto, seiring proses persidangan akhirnya menjatuhkan vonis 15 tahun penjara.

BACA JUGA: Wamenkumham Resmi Tersangka Gratifikasi, Belum Ada Informasi Penahanan

Selain sebagai aparatur penegak hukum, siapa sangka ternyata Yanto piawai memainkan wayang, dia pun kerap tampil sebagai dalang dan telah beberapa kali tampil di sejumlah kota di Indonesia.

“Ya terima kasih, semoga semua yang telah saya kerjakan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” sebut Dr Yanto menjawab ucapan selamat dari jurnalis yogyapos.com, Sabtu (25/11/2023) petang.

BACA JUGA: Jokowi Berhentikan Firli, Ketua Sementara KPK Dijabat Nawawi

Bahkan, tak lama lagi pria kelahiran 21 Januari 1960 ini akan kembali diundang tampil sebagai dalang wayang kulit di Pengadilan Tinggi Yogyakarta pada Sabtu 2 Desember 2023 mendatang.

“Ya benar, rencana tampil (mendalang) di PT Yogyakarta, 2 Desember 2023,” ujar pria berkumis ini.

Rencana, Dr Yanto akan disahkan menjadi Hakim Agung Kamar Pidana di MA RI dalam Rapat Paripurna DPR RI yang rencananya akan digelar pada 5 Desember 2023.

BACA JUGA: Pencurian Bahan Sarung Tangan Golf, Dua Terdakwa Menerima Vonis 1 Tahun

Dihimpun dari sejumlah sumber, Dr Yanto lahir di Yogyakarta pada tanggal 21 Januari 1960. Ia menempuh pendidikan S-1 Hukum Pidana di Universitas Janabadra Yogyakarta, S-2 Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, dan S-3 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.

Dr Yanto mengawali karir sebagai Calon Hakim Pengadilan Negeri Pekalongan pada tahun 1992. Kemudian menjadi hakim tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Manna (1995), Pengadilan Negeri Bengkulu (2001) dan Pengadilan Negeri Jember pada tahun 2006.

BACA JUGA: Tim Kuasa Hukum Pemohon Menyayangkan Ketidakhadiran Termohon Praperadilan di Persidangan

Pada pertengahan tahun 2009, Dr. Yanto diangkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tais dan setahun kemudian diangkat menjadi Ketua di pengadilan tersebut. 

Jabatan Ketua Pengadilan Negeri ia emban kembali di Pengadilan Negeri Bantul pada tahun 2012. Pada tahun 2014  diangkat menjadi hakim tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Dituntut 8 Tahun Penjara, Lurah Caturtunggal dan Kuasa Hukumnya Siapkan Pledoi

Karirnya makin melejit, Dr Yanto diberi amanah jabatan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sleman pada (2015). Tidak sampai satu tahun menjabat sebagai wakil ketua, ia kemudian diangkat menjadi ketua di pengadilan tersebut.

Selain di Pengadilan Negeri Sleman, Dr Yanto juga menjabat sebagai ketua di Pengadilan Negeri Denpasar pada tahun 2016 dan ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tahun 2017. 

BACA JUGA: Pelaku Mutilasi terhadap Mahasiswa UMY Jalani Sidang Perdana, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Semasa menjadi Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Yanto memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya XX Tahun. Setelah tiga tahun menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Dr Yanto diangkat menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar. 

Lalu menjadi Panitera Muda Perkara Pidana Umum Kepaniteraan Mahkamah Agung pada tahun 2021 berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 209/KMA/SK/X/2021. (Opo)

 

 

 


share on: