Yogyapos.com (YOGYA) - Sebanyak 20 murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta mengikuti Wisuda Tahfidz Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogya, di sekolah setempat, Sabtu (31/1/2026).
BACA JUGA: Mahasiswa UMY Sukses Inovasi Briket Ramah Lingkungan, Tembus Pasar Eropa
Kegiatan mengusung tema ‘Mewujudkan Generasi Qur’ani untuk Negeri, Menebar Damai di Bumi Pertiwi’ ini merefleksikan komitmen Muhammadiyah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Qur’ani dan berkontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada wisuda tahfidz kali ini, Mohammad Rafif Abiyu Athallah dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan capaian hafalan 10 juz Al-Qur’an.
BACA JUGA: Dr Dessy Rachmawatie Soroti UMK Rendah Biaya Hidup Tinggi di Yogyakarta
Wisuda tahfidz berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan dihadiri pimpinan persyarikatan Muhammadiyah, jajaran majelis pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, serta para wisudawan. Ketua PDM Kota Yogyakarta, H Aris Madani SPdI MSi hadir dan menyampaikan sambutan sekaligus motivasi.
BACA JUGA: Hogi, Tiga Hari Bergelang GPS di Kaki dan Harapannya Kini
Ia menekankan bahwa tahfidz Al-Qur’an merupakan amal mulia yang memiliki keutamaan besar, baik di dunia maupun di akhirat. “Menjadi hafidz Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang dihafal, tetapi sejauh mana Al-Qur’an itu hidup dalam sikap, perilaku, dan cara berpikir kita sehari-hari,” ujarnya.
BACA JUGA: Hogi Lepas dari Jerat Hukum, Teguh Sri Rahardjo: Klien Kami Legawa, Tak Tuntut Ganti Rugi
Ia juga menambahkan bahwa generasi Qur’ani adalah generasi yang mampu menebar kedamaian, menjaga persatuan, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa.
BACA JUGA: Kejari Sleman Terbitkan SKP2, Hogi Penabrak Dua Penjambret Tak Lagi Tersangka
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal (PNF) PDM Kota Yogyakarta, Dr H Ishafit MSi turut memberikan apresiasi atas capaian para wisudawan tahfidz. Ia menyampaikan bahwa tema wisuda tahun ini selaras dengan visi pendidikan Muhammadiyah yang menempatkan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan inspirasi dalam kehidupan.
BACA JUGA: Kapolda DIY Nonaktifkan Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Erning Wibowo
“Kami berharap para wisudawan tidak berhenti pada seremoni hari ini, tetapi terus menjaga hafalan, memperdalam pemahaman, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di mana pun berada,” ungkapnya.
BACA JUGA: Advokat Armen Dedi Ajukan Gugatan PMH dan Sita Jaminan Gedung TCKN
Menurutnya, hafidz Al-Qur’an memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan akhlak dan pembawa pesan damai di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Indonesia Luncurkan Logo Resmi Keketuaan D-8 2026-2027
Wakil Kepala Urusan ISMUBA SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Isnanto Widi Putranto, M.Pd.I., menjelaskan bahwa 20 wisudawan dari SMA Muhi telah melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang. Seleksi dimulai dari pembinaan dan pemantauan hafalan secara rutin di sekolah, dilanjutkan dengan tasmi’ hafalan di hadapan tim penguji internal, hingga seleksi lanjutan dan verifikasi oleh tim tahfidz PDM Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: Danrem 072/Pmk: Jenderal Besar HM Soeharto Tetap Jadi Inspirasi Prajurit
“Proses ini mengacu pada mekanisme wisuda tahfidz tahun-tahun sebelumnya. Kami memastikan bahwa siswa yang diwisuda benar-benar memenuhi standar kualitas bacaan, kelancaran, serta konsistensi hafalan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa proses tersebut sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter berupa kedisiplinan, keistiqamahan, dan tanggung jawab.
BACA JUGA: MSC Yogyakarta Seri 2 2025-2026 Focus Mencari 16 Pemain Terbaik
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs H Hery Nugroho MPd menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan SMA Muhi sebagai sekolah unggulan Islam yang mencetak kader persyarikatan dan calon pemimpin bangsa. Ia menyampaikan bahwa program tahfidz merupakan bagian penting dari upaya sekolah membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
BACA JUGA: PERISAI SI: Polri Dibawah Presiden Jadi Kunci Stabilitas dan Independensi Penegakan Hukum
“Kami berharap para wisudawan tahfidz ini kelak menjadi pemimpin bangsa yang tangguh, berintegritas, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupannya,” ujarnya. Menurutnya, generasi cinta Al-Qur’an adalah generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. (*)
