Yogyapos.com (SLEMAN) - Kontraktor pelaksana pembangunan Jalan Tol Jogja- Solo- Bandara YIA berkomitmen akan memperbaiki kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Sleman yang disebabkan lalu lintas kendaraan proyek.
Hal tersebut merupakan bagian poin pertemuan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman dengan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) dan PT Daya Mulia Turangga (PT DMT). Bersamaan itu ditandatangani berita acara kesepakatan ihwal penanganan kerusakan jalan.
BACA JUGA: Desa Wukirsari Bantul Peroleh Penghargaan Kawasan Karya Cipta
"Dalam berita acara kesepakatan, prinsipnya PT Adhi Karya dan PT DMT selaku pelaksana konstruksi jalan tol ruas Solo-Jogja-Bandara YIA bersedia melakukan perbaikan kerusakan jalan kabupaten yang digunakan sebagai akses utk pembangunan jalan tol," kata Sekertaris DPUPKP Sleman, Sukarmin ST MT, Jumat (13/6/2025).
Sukarmin menjelaskan, untuk pembenahan ruas Jalan Bantulan- Cebongan yang terdampak pekerjaan paket 2.2 akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pra perbaikan akan dilakukan survei bersama untuk mengidentifikasi kerusakan
BACA JUGA: SP3 Sudah Benar, Hakim Tolak Praperadilan terhadap Kapolresta Sleman
"Perbaikan ruas Jalan Bantulan-Cebongan dilaksanakan akhir minggu ini atau di awal minggu depan," jelasnya.
Perbaikan rutin oleh PT Adhi Karya dilakukan paling lambat 7 hari setelah ditemukan kerusakan.
"Begitu juga untuk ruas jalan terdampak paket 1.2 dan paket 2.1 wilayah kalasan,"sebutnya.
BACA JUGA: Dari Konferensi Buruh ILO Jenewa, Formalisasi Pekerja Informal Harus Dikawal
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan komitmennya untuk pembenahan jalan yang rusak akibat mobilisasi kendaraan proyek di ruas jalan kabupaten.
"Intinya dari dinas meminta kami komitmennya untuk memperbaiki jalan-jalan kabupaten yang rusak karena kami gunakan untuk lewat truk tronton maupun dump truck,"timpal Agung.
BACA JUGA: Hakim Tolak Intervenient Gugatan Ijazah Jokowi di PN Sleman
Pihaknya mengakui, kerusakan jalan berupalubang itu karena tonase kendaraan proyek yang besar namun dalam kategori minor, seperti ditemukan pada Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman di ruas Bantulan-Cebongan dan Jalan Desa wilayah Padukuhan Sendari.
"Kerusakan tergolong minor. Kerusakan tersebut yakni mencakup beberapa lubang pada jalan, kita perbaiki dengan aspal cold mix," sambungnya. (Opo)
