Yogyapos.com (SLEMAN) - Mempererat komunikasi serta mengenal dekat dengan awak media yang biasa meliput Pemkab Sleman, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman menyelenggarakan pertemuan santai bersama dikemas “Ngobrol Santai Bareng Kominfo: Informasi Dekat, Kolaborasi Erat” di Puri Mataram, Kamis (14/11/2025).
BACA JUGA: Kasus Dugaan Korupsi Bandwidth Diskominfo Sleman Segera Disidangkan
“Kami akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan sobat media, yang sudah terbangun baik selama ini. Tanpa membedakan asal, jenis media, maupun organisasinya; semua media mendapat perhatian dan pelayanan yang sama dan setara,” ungkap, Kepala Dinas Kominfo Sleman Budi Santoso mengawali sambutannya.
BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke Kejagung , Minta Supervisi Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Budi menegaskan, peran Kominfo sangat vital dalam mendukung visi dan misi Bupati Sleman yakni membangun masyarakat Sleman yang adil dan makmur. Disamping itu memiliki tugas memastikan setiap program yang lahir dari visi Bupati seerti peningkatan sarana dan prasarana serta penguatan ekonomi rakyat harus tersampaikan dengan baik melalui media.
BACA JUGA: Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman, Dari Penyelidikan ke Penetapan Tersangka
Dijelaskan, dengan adanya keterbatasan anggaran karena adanya efesiensi Dikominfo Sleman tetap akan memberikan informasi kepada masyarakat berkaitan dengan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dikominfo Sleman, Muhammad Arif Rahman, mengungkapkan telah mm bentuk tim monitoring media. Kerananya ia meminta kepada media untuk senantiasa mengirimkan berita terkait kegiatan press conference bersama OPD dan kegiatan lain di lingkungan Pemkab Sleman sepanjang tahun 2025, sebagai bahan untuk evaluasi program berkelanjutan.
BACA JUGA: Bekas Kepala Dinas Kominfo Sleman Ditahan, Diduga Korupsi Pengadaan Banwidth
"Dinas Kominfo sering menggelar press conference dengan menghadirkan narasumber dari OPD terkait. Tujuannya adalah mendekatkan pimpinan OPD dengan sobat media, sehingga memghilangkan kesan bahwa kepala dinas sulit ditemui atau tidak mau memberikan keterangan kepada media," tandas Arif.
BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan
Ia juga merasa bangga melihat antusias sobat media. Tercatat sekitar 45 wartawan yang hadir setiap press conference. (Agn)
