UAJY Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Teknik Industri

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)  mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) dalam Sidang Terbuka Senat Universitas yang diselenggarakan di Gedung Student Center Slamet Rijadi, Yogyakarta, Selasa (13/01/2026).

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Ajukan Praperadilan, Menilai Perpanjangan Penahanannya Kadaluarsa

Dua guru besar yang dikukuhkan tersebut adalah Prof Dr Ir Parama Kartika Dewa SP ST MT IPU ASEAN Eng dan Prof Dr Eng Ir Ririn Diar Astanti ST MT IPM ASEAN Eng.

BACA JUGA: Rekonstruksi Pembunuhan Berlatar Asmara di Ambarketawang, Tersangka Peragakan 23 Adegan

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Parama Kartika Dewa menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Human-Centric Supply Chain: Paradigma bagi Ketangguhan, Keberlanjutan, dan Keunggulan Operasional.” Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi industri, keberlangsungan rantai pasok tetap harus berpijak pada peran manusia dan kesinambungan sistem.

BACa JUGA: Rekonstruksi Pembunuhan Berlatar Asmara di Ambarketawang, Tersangka Peragakan 23 Adegan

“Teknologi memang penting, tetapi manusia tetap menjadi pusat dari pengambilan keputusan. Supply chain yang kuat bukan hanya yang canggih secara digital, melainkan yang mampu memberdayakan manusia di dalamnya,” ungkap Prof Parama.

BACA JUGA: UMY Luncurkan Program Pendampingan di Lapas Wirogunan, Perkuat Spiritualitas Kemanusiaan

Sementara itu, Prof Ririn Diar Astanti dalam pidato pengukuhannya bertajuk “Metode Klasik dan Teknologi Kontemporer dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Industri Berbasis Data: Refleksi Keilmuan, Arah, dan Tantangan” menyoroti pentingnya data sebagai dasar pengambilan keputusan industri. Ia menegaskan bahwa metode klasik Teknik Industri tetap relevan dan justru semakin kuat ketika dipadukan dengan teknologi berbasis data.

BACA JUGA: Bulan K3 2026 Dimulai, Menaker Tegaskan Komitmen Turunkan Angka Kecelakaan Kerja

Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto SH LLM dalam sambutannya menegaskan bahwa perbedaan pendekatan keilmuan kedua Guru Besar tersebut justru menjadi kekuatan bagi pengembangan disiplin Teknik Industri di UAJY.

BACA JUGA: Dishub Bantul akan Merealisasi Pembangunan 484 LPJU

“Dari pidato pengukuhan yang kita dengarkan bersama, tampak jelas karakter keilmuan masing-masing Guru Besar Prof Parama Kartika Dewa menegaskan pentingnya supply chain yang sederhana namun berkelanjutan, sementara Prof. Ririn Diar Astanti menunjukkan bagaimana data menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan industri. Keduanya memperkaya khazanah keilmuan Teknik Industri UAJY,” ujar Nurhartanto.

BACA JUGA: Wow! Inilah Tiga Destinasi Wisata di Pansela Bantul yang Tanpa Retribusi

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pengalungan samir dan penyerahan piagam penghargaan oleh Ketua Senat Akademik Universitas bersama Rektor UAJY.

BACA JUGA: Pendaftaran Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029 Resmi Dibuka

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa pengukuhan Guru Besar bukan sekadar capaian akademik personal, melainkan juga amanah institusional. Guru Besar diharapkan mampu menjadi lokomotif keilmuan yang mendorong dosen-dosen muda untuk terus berkarya dan berkontribusi.

BACA JUGA: Trust Sebagai Fondasi Keberlanjutan Usaha

Melalui pengukuhan ini, Program Studi Teknik Industri UAJY kini memiliki lima Guru Besar. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Fakultas Teknologi Industri dalam mendukung visi UAJY sebagai perguruan tinggi berakreditasi unggul yang mengedepankan nilai integritas, unggul, inklusif, dan humanis.

BACA JUGA: Penipuan Online 'Love Scamming' di Sleman Miliaran Rupiah Diungkap Satreskrim Yogya

UAJY menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan, berdampak, dan melayani masyarakat dalam cahaya kebenaran. (*/red)


share on: