SMA Muhi Yogya Salurkan Rp 146 Juta untuk 12 SD Muhammadiyah di Sleman dan Kuloprogo

share on:
Para siswa peserta Social Worker SMA Muhammadiyah 1 Yogya || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogya kembali menggelar Social Worker sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat, Rabu (4/2/2026).

BACA JUGA: Kasat Lantas Polresta Sleman Dicopot Terkait Kasus Hogi, Inilah Sosok Penggantinnya

Dalam pelaksanaannya, para siswa diterjunkan ke 12 SD Muhammadiyah yang berada di wilayah Kabupaten Sleman dan Kulonprogo. Pada kesempatan ini terkumpul dana sebesar 146 juta untuk disalurkan dalam bentuk berbagai bantuan ke 12 SD Muhammadiyah di Sleman dan Kulonprogo.

BACA JUGA: Sidang Pembakaran Tenda Polda DIY, Jaksa Bambang Prasetya Disoraki 'Gegara' Belum Siap Tuntutan

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Social Worker meliputi penyerahan bantuan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SD Muhammadiyah. Bantuan tersebut antara lain berupa alat tulis, buku bacaan, perlengkapan kebersihan, serta sarana pendukung pembelajaran lainnya.

BACA JUGA: Hogi, Tiga Hari Bergelang GPS di Kaki dan Harapannya Kini

Selain penyerahan bantuan, para murid juga mengadakan berbagai permainan edukatif bersama siswa SD. Kegiatan permainan ini dirancang untuk melatih kerja sama, kreativitas, serta meningkatkan motivasi belajar anak-anak sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

Pendanaan kegiatan Social Worker bersumber dari berbagai pihak, yakni dana sekolah, kontribusi murid, dukungan orang tua murid, serta sponsor yang turut berpartisipasi.

BACA JUGA: Hogi Lepas dari Jerat Hukum, Teguh Sri Rahardjo: Klien Kami Legawa, Tak Tuntut Ganti Rugi

Kepala SMA Muhi Yogya Drs H Herynugroho MPd, menyampaikan kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak merupakan kunci utama keberhasilan program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial murid.

BACA JUGA: Kejari Sleman Terbitkan SKP2, Hogi Penabrak Dua Penjambret Tak Lagi Tersangka

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Edo Lestari MPsi menyatakan kegiatan Social Worker merupakan program wajib bagi seluruh murid kelas XI.

BACA JUGA: Prajurit Korem 072/Pmk Korve Rutin Jaga Kebersihan Pangkalan

Ia menegaskan program ini menjadi bagian dari pembinaan kesiswaan yang bertujuan membentuk karakter murid secara utuh. Menurut Edo, kegiatan ini melatih kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim yang sangat dibutuhkan oleh murid dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA: Advokat Armen Dedi Ajukan Gugatan PMH dan Sita Jaminan Gedung TCKN

Edo berharap pengalaman yang diperoleh murid selama mengikuti kegiatan Social Worker dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Dituding Belum Penuhi Kewajiban Pembayaran Pembangunan Gedung, Ini Jawaban YTCKN

Ia menilai interaksi langsung dengan siswa sekolah dasar dan lingkungan sekolah tujuan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap sesama. Sehingga murid tidak hanya tumbuh sebagai individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, empati sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. (*)


share on: