Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) resmi memiliki grup musik keroncong bernama Orkes Keroncong Atma Jogja atau OK Atma Jogja. Kelompok kesenian ini dibentuk pada 1 Oktober 2025 yang berada dibawah naungan Badan Koordinasi Olahraga dan Kesenian Karyawan (BKORK) UAJY.
BACA JUGA: Koseta Gaungkan Maklumat Kotagede, Ini Isinya
OK Atma Jogja dipimpin oleh Prof Dr Ir AM Ade Lisantono MEng IPU ASEAN Eng dari Fakultas Teknik yang menginisiasi kembali keroncong di UAJY. Sebelumnya, UAJY pernah memiliki grup keroncong yang sudah vakum setelah salah satu penggeraknya, meninggal dunia.
Melihat potensi seni sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus promosi kampus, Prof. Ade mengajak para karyawan yang memiliki minat di bidang musik untuk menghidupkan kembali kelompok keroncong di UAJY.
BACA JUGA: Catatan Pameran Lukis Tantra Adi Candra
“Waktu itu saya kontak Mas Antok dari FBE, menanyakan siapa saja yang dulu tertarik dengan musik keroncong. Saya undang ke rapat di ruang Dekan FT, lalu dari obrolan itu muncul keinginan untuk merintis grup keroncong di Atma Jaya. Kami sepakat memberi nama OK Atma Jogja,” jelas Prof Ade kepada yogyapos.com, Jumat (24/10/2024) petang.
Formasi lengkap OK Atma Jogja || YP-Ist
Rapat pertama dilaksanakan pada Selasa (30/10/2025) di Ruang Dekan FT UAJY, dan latihan perdana digelar pada Rabu (01/10/2025) di Studio Musik Gd. Slamet Rijadi dengan memanfaatkan alat musik pribadi para anggota. Saat ini, OK Atma Jogja telah beranggotakan 12 orang, terdiri dari karyawan aktif dan purna tugas UAJY.
BACA JUGA: Era Digital dan Tuntutan Pola Pikir Multitasking
Prof Ade menambahkan bahwa pemilihan genre keroncong dilakukan karena belum ada unit seni UAJY yang secara khusus mengembangkan musik keroncong. “Kalau band sudah ada, karawitan juga sudah ada. Keroncong justru belum ada yang merintis, jadi saya coba sampaikan ke Pak Rektor dan Pak Wakil Rektor II, dan mendapatkan dukungan penuh,” ujarnya.
BACA JUGA: Meriah! Karnaval HUT ke-65 SMPN 2 Sleman Diikuti Ratusan Peserta Berkostum Unik
Kedepannya, OK Atma Jogja diharapkan tidak hanya menjadi ruang berekspresi bagi Sivitas Akademika, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan UAJY kepada masyarakat luas melalui pertunjukan musik. “Ketika masyarakat mengenal UAJY lewat kesenian, kami berharap akan tumbuh minat untuk menyekolahkan putra-putrinya di UAJY,” tutur Prof. Ade.
BACA JUGA: Terdakwa Lakalantas Maut Dituntut Penjara 2 Tahun, Achiel Suyanto Siapkan Pledoi
Ia menegaskan bahwa OK Atma Jogja terbuka bagi seluruh Sivitas Akademika yang ingin bergabung, termasuk pimpinan universitas. “Jika suatu saat Rektor dan anggota RKU ingin ikut latihan, kami sangat terbuka dan dengan senang hati menyambut. Most welcome!” pungkasnya. (*/Red)
