Kesiapan Pemkot Hadapi Malam Pergantian Tahun, Dari Pos Kesehatan Hingga Alat Kejut Jantung

share on:
Ambulan ditempatkan di Jalan Abubakar Ali siap mejadi bagian utama dari layanan kesehatan || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Menghandapi momentum malam pergantian tahun, Pemerintah Kota Yogyakarta menyiagakan sejumlah pos kesehatan dan ambulans di kawasan Tugu, Malioboro sampai Titik Nol Kilometer.

BACA JUGA: 656 Peserta 'BARATA' ke-40 Jelajah Bhumi Medang, Bergerak dari Lapangan Pemda Sleman

Layanan itu untuk menangani warga maupun wisatawan jika mengalami kondisi darurat kesehatan di tengah kepadatan malam tahun baru. Termasuk menyiagakan alat kejut jantung portable Automated External Defibrillator (AED) di pusat wisatawan kawasan Tugu- Titik Nol Kilometer.

BACA JUGA: DPW IKM DIY dan PARIK PAGA Kirim Bantuan ke Sumbar

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan Pemkot menyiapkan tiga pos pelayanan kesehatan untuk melayani libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 pada 23 Desember 2025 sampai 1 Januari 2026. Pos pelayanan kesehatan itu ada di Puskesmas Jetis melayani kawasan Tugu Yogyakarta, Jalan Abu Bakar Ali dan Titik Nol Kilometer.

BACA JUGA: Seru! Kirab Bregada dan Berebut Gunungan Jadi Pamungkas HUT ke-79 Condongcatur

Hasto meminta Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta untuk menyiapkan jalur kegawatdaruratan saat malam tahun baru di kawasan Malioboro.  Hal itu untuk memperlancar mobilitas ambulans yang membawa pasien maupun warga atau wisatawan yang mengalami kegawatdaruratan.

BACA JUGA: Makam KRT Sumodiningrat Resmi Cagar Budaya, Akhiri Polemik Sejarah

“Nanti akan dikondisikan oleh Dinas Perhubungan dan Kepolisian supaya Malioboro tetap ada jalan exit emergency untuk ambulans bisa lewat untuk membawa pasien atau orang yang dalam keadaan misalkan ada heart attack atau yang lainnya,” kata Hasto saat jumpa pers terkait kesiapan libur Natal dan Tahun Baru, baru-baru ini.

BACA JUGA: Kemenhub: Arus Balik Natal Mulai Padat, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Alat kejut jantung AED yang ditempatkan di pusat-pusat wisatawan dari kawasan Tugu sampai Titik Nol Kilometer. Alat kejut jantung otomatis itu ditempatkan di Hotel Grand Zuri, Plaza Malioboro, Teras Malioboro Ketandan, Teras Malioboro 1 dan Taman Pintar. Alat tersebut dapat diakses publik secara gratis.

BACA JUGA: Dr Ter Hilmi Rahman: Perencanaan dan Tata Kelola Kunci Efektivitas PMN BUMN

“Kalau Malioboro krodit sekali, kemudian ada yang terjadi serangan jantung. Maka alat pacu jantung itu adanya tidak di posko, tapi justru di titik-titik (itu) supaya mudah diakses,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, menjelaskan bahwa pos kesehatan beroperasi dengan sistem tiga shift, pagi pukul 08.00 sampai malam pukul 21.00 WIB. Di luar jam itu akan dilayani lewat kegawatdaruratan Public Safety Center (PSC) di nomor 119 yang bersifat on call. Namun saat malam tahun baru ada penambahan pelayanan kesehatan dengan ambulans

BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Raih Peringkat 3 Hasil TKA 2025 Nasional

“Kami akan melakukan penjagaan ekstra di malam tahun baru dan di tiap pos kesehatan ada ambulans dengan tiga sampai empat petugas.  Pelayanan malam tahun baru ini antara lain di Pos Kesehatan Tugu, Abu Bakar Ali, Kepatihan, Pasar Beringharjo, Ngejaman dan Titik Nol Kilometer,” terangnya, Senin (29/12/2025).

BACA JUGA: Ibu-ibu KWT Pandan Wangi Tirtoadi Memanen Cabe di Cerah Pagi

Selain itu semua rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, tetap membuka layanan IGD 24 jam. Termasuk 2 puskesmas dengan layanan rawat inap dan persalinan 24 jam yakni Puskesmas Jetis dan Puskesmas Tegalrejo tetap beroperasional. Emma menambahkan layanan kegawatdaruratan melalui PSC 119 dapat diakses 24 jam dan biaya penanganan di IGD selama 1x24 jam akan ditanggung oleh pemerintah daerah melalui skema Jamkesos. (*)


share on: