Yogyapos.com (SLEMAN) – Berlatar Gunung Merapi yang gagah nun jauh di utara dalam terpaan mentari pagi, sekelompok ibu-ibu nampak riang penuh semangat memanen cabe, di wilayah Tirtoadi, Mlati, Sleman, Minggu (28/12/2025).
BACA JUGA: HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi
Ibu-ibu tangguh 'berhati baja' itu merupakan pegiat KWT Pandan Wangi Kalurahan setempat. Bahkan keceriannya di pagi itu disertai canda tawa yang segar, sesegar cabe-cabe yang dipanen.
Panen cabe ini diifasilitasi Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Tirtamas Tirtoadi. Mereka menanam cabe pada awal September 2025 di area persawahan Janturan. Beranggotakan 55 perempuan, Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Wangi mendukung sepenuhnya program ketahanan pangan.
BACA JUGA: Menyeka Air Mata: Catatan 14 Hari Ekspedisi Relawan PII dan LAZISKU di Pedalaman Aceh
"Meskipun banyak kendala seperti hujan yang masih terus melanda dan serangan hama, tapi alhamdulillah kami masih bisa panen. Untuk sekali panen hari ini mencapai hampir 30 kg. Kami terus berusaha menghalau serangan hama agar panen bisa maksimal,” kata Ketua KWT Pandan Wangi, Farida Asmara.
BACA JUGA: Naura Bahri Siap Jadi Ikon Gen Z Multitalenta Indonesia 2026
Ia menjelaskan, harga cabe masih fluktuatif. Masih di kisaran Rp 50.000. Harga sempat turun akibat masuknya cabe dari Aceh. Selain kerjasama dengan KTW Pandan Wangi, Bumkal Tirtamas juga berkolaborasi dengan Gapoktan Tirta Makmur di enam lokasi penanaman cabe.
Sebagian cabe yang dipanen || YP-Wahjudi Djaja
Dalam doa bersama wiwit panen, Direktur Bumkal Tirtamas Wahjudi Djaja menyampaikan harapannya agar KWT Pandan Wangi menjaga produktivitas.
BACA JUGA: DIY Dijubeli 938.275 Unit Kendaraan, Malioboro Tetap Primadona
"Cuaca memang tidak bisa diprediksi, tetapi bukan tak mungkin bisa kita atasi. Kami selalu mensuport ibu-ibu sekalian dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Kolaborasi berbasis kearifan lokal ini perlu terus digerakkan,” tandasnya.
Bumkal Tirtamas, lanjut Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY ini, memiliki beberapa program dan anggaran yang bisa dikerjasamakan.
BACA JUGA: Seru! Kirab Bregada dan Berebut Gunungan Jadi Pamungkas HUT ke-79 Condongcatur
"Untuk 2026 kami akan mereaktivasi Embung Senja sebagai etalase Tirtoadi. Harapan kami, ada suport dari pemerintah Kalurahan Tirtoadi agar lebih cepat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pintanya.
BACA JUGA: Lomba Foto 'Pasar Godean Bali Kumandange' Himpun 127 Karya, Eko Juara 1
Selepas panen cabe dilanjutkan dengan makan bersama sebagai tanda syukur. Yang unik, masing-masing ibu membawa makanan atau sayur dan lauk secara swadaya. Setelah didoakan Wahjudi Djaja mereka menikmati sarapan pagi di huma yang berada di tepi sawah.
Hadir dalam panen cabe Pembina Gapoktan Tirta Makmur, Jaka Purnama dan Setyo Raharjo dari Bumkal Tirtamas. (iud)
