Talkshow Ustadz Handy & Hj Ninoek di Masjid Al Ikhlas: Jangan Cuma 'Baperlu'

share on:
Peserta sangat antusias mengikuti Talk Show dan Kajian Ramadan bersama Ustadz Handy Bonny || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYA) - Masjid Al-Ikhlas Karangsari Kulon, Kotagede, Kota Yogyakarta menyelenggarakan Talk Show dan Kajian Ramadan bersama Ustadz Handy Bonny, Minggu (22/2/2026).

BACA JUGA: Puisi Untuk Ketua BEM UGM karya Aprinus Salam

Diskusi santai mengusung tema “Jangan Takut Tidak Keren” dan kajian Ramadhan mengusung materi "Jangan Cuma Bawa Perasaan Mulu (Baperlu)"

BACA JUGA: Gandeng Bobon Santoso, Brigjen TNI Bambang Sujarwo dan Istri Masak Besar di Kebumen

Pembina Gerakan Anak Cinta Masjid (GACM) Masjid Al Ikhlas Karangsari Kulon, Hj Ninoek Sriyani mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Kampung Ramadhan Karangsari (KRK).

BACA JUGA: 113 Siswa SMA Muhi Yogya Diterjunkan Sebagai 'Mubaligh Hijrah' di Dua Kapanewon

"Kegiatan bersama Ustadz Handy Bonny adalah bagian dari program KRK yang secara konsisten menghadirkan dakwah yang komunikatif, inklusif, dan relevan bagi generasi muda," ujar Ninoek Sriyani didampingi Pembina Masjid Al Ikhlas, H Moch Arief Toto Rahardjo di sela acara.

BACA JUGA: Berkah Ramadhan, PRNU Panjangrejo Santuni 47 Anak Yatim

Mengangkat isu relevan, yakni "Jangan Takut Tidak Keren”, menurutnya tema tersebut diangkat dari fenomena yang banyak terjadi di kalangan remaja saat ini. Masih ada anggapan bahwa menjadi pribadi yang taat beragama itu identik dengan sesuatu yang kaku, membatasi ekspresi, dan tidak selaras dengan gaya hidup modern. 

Ustadz Handy Bonny || YP-Eko Purwono

"Padahal, nilai-nilai Islam tidak pernah membatasi kreativitas atau potensi seseorang. Justru Islam memberi arah agar setiap aktivitas, gaya, dan pilihan hidup tetap memiliki nilai dan tujuan. Menjadi muslim yang taat bukan berarti kehilangan identitas diri atau ruang berekspresi. Kita bisa tetap tampil baik, aktif, produktif, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan, selama berada dalam koridor ajaran yang benar,” katanya.

BACA JUGA: Polres Bantul Sita Ratusan Botol Miras Selama Ramadhan

Melalui pendekatan dakwah yang komunikatif dan dekat dengan dunia anak muda, kehadiran Ustadz Handy Bonny diharapkan dapat memberikan perspektif baru bahwa religiusitas dan aktualisasi diri dapatberjalan seiring secara harmonis.

BACA JUGA: Diduga akan Perang Sarung, Enam Remaja Diamankan di Polsek Minggir

Dijelaskan, sebagai masjid dengan tata kelola program yang terstruktur, Masjid Al-Ikhlas aktif mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan umat, di antaranya pengajian rutin ibu-ibu,

BACA JUGA: Tiga Sepeda Motor Tabrakan, Seorang Lansia Meninggal Dunia

Gerakan Cinta Masjid, program buka bersama setiap Senin dan Kamis, serta berbagai kegiatan pemberdayaan jamaah berbasis komunitas. 

Hj Ninoek Sriyani || YP-Eko Purwono

"Partisipasi jamaah yang tinggi, khususnya pada waktu maghrib, isya, dan subuh, menjadi indikator kuat tumbuhnya budaya ibadah dan kebersamaan di lingkungan masjid," jelasnya.

BACA JUGA: Harda Kiswaya Safari Tarawih di Masjid Al Ma'unah dan Salurkan Santunan

Diungkapkan, salah satu ciri khas Masjid Al-Ikhlas adalah penguatan peran remaja masjid yang tergabung dalam Remaja Islam Masjid Al-Ikhlas (Rismail) berperan aktif sebagai penggerak kegiatan Program GACM serta penyelenggara KRK.

BACA JUGA: Kasdam IV/Diponegoro Tinjau Progres Pembangunan KDKMP dan Jembatan Gatung di Purworejo

"Model pembinaan ini menempatkan generasi muda sebagai subjek utama dalam membangun ekosistem masjid yang dinamis dan berkelanjutan," sebutnya.

BACA JUGA: Dukung Asta Cita, Danrem 072/Pmk Resmikan Kompi Produksi Kodim 0708/Purworejo

Pembina Masjid, Moch Arief Toto Rahardjo, menyampaikan masjid harus adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasarnya. Pihaknya mendukung penuh kegiatan yang membangun karakter generasi muda dengan pendekatan yang bijak, relevan, dan inspiratif. 

BACA JUGA: Peluncuran 'Satu Taskin' Dukung Percepatan Penurunan Kemiskinan di Sleman

"Kami melihat Rismail tidak hanya aktif secara kegiatan, tetapi juga memiliki visi pembinaan yang jelas. Ini adalah investasi sosial jangka panjang bagi masyarakat," sebut Arief Toto.

BACA JUGA: Dua Terdakwa Pembawa Sajam Divonis Penjara 7 Bulan

Ketua Rismail, Muhammad Nur Ihsan Pamungkas menyebut, melalui acara ini pihaknya ingin menghadirkan wajah masjid yang ramah bagi generasi muda. Masjid harus menjadi ruang bertumbuh, ruang belajar, dan ruang aktualisasi yang positif. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa beragama tidak membatasi kreativitas, justru memberi arah dan nilai, kehadiran dan tausiah dari Ustadz Handy Bonny memberikan motivasi bagi kami untuk lebih cinta masjid," sebut Nur Ihsan.

BACA JUGA: Diduga Jadi Korban Malpraktik, Pengusaha Asal Purworejo Gugat Rumah Sakit dan Oknum Dokter

Sementara itu, Ustadz Handy Bonny menuturkan, salah satu upaya menangkal kenakalan anak remaja dapat dilakukan dengan mengajak untuk mencintai masjid. Dengan dukungan Takmir Masjid Al-Ikhlas yang diketuai Bapak Ahlan Al Nata Hadi Utomo

BACA JUGA: UMY Salurkan Takjil 4.000 Porsi Setiap Hari bagi Mahasiswa

"Salah satu solusi menangani kenakalan remaja adalah mengajak mereka untuk aktif di masjid, dengan dukungan agar mereka dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih positif," tutur mubaligh muda asal Bandung ini.

BACA JUGA: Dukung Ketahanan Pangan, Pemkal Sukoharjo Tanam Jangung di Lahan Seluas 2,7 Hektar

Dai muda yang akrab disapa Mas Bonny ini juga menekankan pentingnya peran orang tua dan keluarga untuk membina dan mendidik agar generasi muda senantiasa dekat dengan masjid.

BACA JUGA: Jogja Fashion Week 2026 akan Hadirkan 1.000 Karya Adiluhung Desainer Profesional

"Insyallah dengan mendekatkan ke masjid, kita bisa memberikan pendidikan agama yang baik, menciptakan lingkungan yang mendekatkan kepada Allah SWT, meneladani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bijak menggunakan teknologi, sehingga bisa mencetak masyarakat yang baik pula," pesannya. 

BACA JUGA: IFI Yogyakarta Gelar Pameran Tunggal 'Road To Igo' Karya Igo Rizkullah

Talk show dipandu langsung oleh Ninoek Sriyani, peserta yang didominasi kalangan muda ini nampak antusias menyimak dan menyampaikan pertanyaan kepada Ustadz Handy Bonny. Turut hadir pula Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Ahlan Al Nata Hadi Utomo dan segenap pengurus. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. (Opo)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


share on: