Aku malu melihat sepak terjangmu
Kau begitu berani, tangkas, dan tajam
Sementara aku hanya duduk-duduk
Di pojok rumah yang sepi, atau di kafe
Dengan lagu-lagu sentimentil
Berharap dunia bisa berubah
Aku minder melihat kecakapanmu
Kau begitu keren, dengan argumen
Menelanjangi kekuasaan yang brengsek
Sementara aku hanya cuap-cuap tidak jelas
Di depan bayang-bayang, merencanakan masa depan
Untuk bisa jadi penguasa dan kaya
Sembari menunggu kritikmu membongkar
Mengubah Indonesia bisa bersinar
Aku iri padamu, Tiyo Ardianto
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UGM
Melihat dan mendengarmu berkata-kata
Seperti pahlawan yang dinantikan
Menjulang bergentayangan
Mengganggu telinga dan mata
Para penguasa negeri
Sementara, aku terpojok terhenyak
Resah tak berbuat apa-apa
Sementara ketidakadilan terus berlangsung
Korupsi merajalela, Rakyat miskin
merangkak dalam kegagapan
dalam kegelapan yang tak tertanggungkan
Aku hormat padamu, Tiyo Ardianto
Walau kau dibilang macam-macam
oleh para pecundang
Tetaplah logis dan tenang
Aku hanya bisa berkata
Aku ada di belakangmu
Menjungjung harga diri bangsa
Mahasiswa UGM
Mahasiswa Indonesia
Mahasiswa Semesta{}
Aprinus Salam adalah seorang Budayawan dan Guru Besar FIB UGM. (Red)
