Yogyapos.com (BANTUL) - Relawan dan pendukung Calon Presiden Anies Baswedan - Calon Wakil Presiden Abdul Muhaimin Iskandar yang tergabung dalam kelompok AB-Ningrat, mensosialisasikan ‘Gerakan Kentongan’ sebagai Gerakan Perubahan untuk mengantarkan pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024.
BACA JUGA: Wamenkumham Resmi Tersangka Gratifikasi, Belum Ada Informasi Penahanan
Acara berlangsung di Rumah Perubahan Untuk Pemenangan AMIN Omah Limasan Djojosoemartan Jalan Parangtritis Km 10, Dusun Rendeng Kulon, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Minggu (12/11/2023).
BACA JUGA: Pergelaran 'Demokrasi Dalam Puisi' di Ndalem Natan, Dihadiri Sitoresmi
“Kentongan merupakan simbol kekuatan rakyat dan solidaritas,” tegas Ketua AB-Ningrat Sigit Sugito dalam pidato menggugah semangat relawan untuk mengawal kemenangan AMIN di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
BACA JUGA: Didakwa Terima Gratifikasi Senilai Rp 4,731 M, Krido Suprayitno Tak Ajukan Eksepsi
Di hadapan ratusan relawan pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Sigit Sugito mengatakan dalam tradisi, kentongan digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif. Penggunaan kentongan merupakan ekspresi dari rasa ingin mengangkat tradisi dan menempatkannya sebagai simbol perjuangan demokrasi. “Dengan kentongan partisipasi terbuka luas. Siapa saja. Kapan saja. Dimana saja,” tegasnya berapi api.
Pengasuh Ponpes Nurul Ummahat Kotagede KHA bdul Muhaimin sampaikan orasi dukungan untuk Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar || YP-Yuliantoro
Masih kata Sigit Sugito, kentongan diharapkan dapat membangun rasa bersatu dan rasa berani dalam solidaritas perjuangan. “Dengan kentongan diharapkan dapat mempertebal rasa kebangsaan dan identitas budaya, sekaligus kepedulian. Kentungan adalah wujud kekuatan rakyat, keberanian dan perjuangan menghadirkan Adil Makmur Indonesia,” tandasnya.
BACA JUGA: Pesan Perubahan dari Yogya: Anies Baswedan Gaungkan Keadilan dan Persatuan
Simpul relawan, tokoh masyarakat, dan pendukung AMIN Yogyakarta menggelar konsolidasi sekaligus launching Rumah Bersama Perubahan. Sebanyak 13 simpul relawan AMIN seperti Jarnas, SKI, Sobat Anies, Kotagede Anies, FKP3, dan lain lain hadir bersama tokoh masyarakat dan para pendukung AMIN.
Lokasi Rumah Bersama Gerakan Perubahan Yogyakarta merupakan rumah milik relawan AB Ningrat, Hari Sutrasno. Dalam kesmepatan itu, Hari sutrasno mengungkapkan, acara ini merupakan tindak lanjut dari beberapa pertemuan antar-simpul relawan sebelumnya.
BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Perubahan dan Persatuan
“Konsolidasi Ini sekaligus menunjukkan agar kerja-kerja relawan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar agar lebih sistematis dan terukur,” paparnya.
Dia mengatakan, kerja-kerja simpul yang selama ini lebih pada euforia, maka menjelang Pilpres 2024 yang kurang 100 hari lagi ini harus bekerja lebih konkret. Ia mengatakan, lima komisi yang dibentuk yakni komisi kerja peta kekuatan kompetitor dan analisis isu, komisi pembasisan dan saksi tempat pemungutan suara (TPS), komisi kerja strategis dan kampanye, komisi atribut peraga kampanye, dan komisi kerja pendanaan.
BACA JUGA: Dr H Syahganda Nainggolan : Pemuda, Bangkit Melawan atau Mati Kelaparan?
Hadir dalam kesmepatan tersebut tiga panelis untuk memperkuat gerakan perubahan dan pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yaitu Koordinator Wilayah Forum Komunikasi Purnawirawan untuk Perubahan dan Persatuan (FKP3) Jateng-Derah Istimewa Yogyakarta (DIY) Firdaus Syamsudin, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ummahat Kotagede Yogyakarta KHA bdul Muhaimin, dan Pembina Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Untoro Hariadi.
BACA JUGA: Bersama Relawan P-24, Anies Baswedan Tebar Benih Ikan Menabur Semangat Persatuan
Dalam pidato politiknya Untoro Hariadi mengajak seluruh relawan pendukung AMIN bergerak ke masyarakat memenangkan AMIN di Pilpres 2025 mendatang. Menurutnya, Pilpres 2024 tinggal 100 hari lagi, sementara lawan yang dihadapi adalah penguasa yang ingin mempertahakan kekuasaan dengan segala cara. Mereka menguasai seluruh jalur perangkat Pilpres, memiliki dana besar, kekuatan birokrasi serta perangkat lainnya.
“Namun jangan berkecil hati. Kobarkan semangat kemenangan. Kita nggak punya duit namun punya Allah SWT Yang Maha Kuasa. Mari kita sandarkan kekuatan kita untuk memenangkan AMIN kepada Yang Maha Kuasa,” ujar Untoro berapi-api di hadapan relawan. (Yuliantoro)
