Puluhan Guru SLB Ikuti Pengajaran Al-Qur'an Isyarat

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dalam rangka mempermudah membaca dan memahami Kitab Suci Al-Qur'an, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar pengajaran Al-Qur'an Isyarat di Rumah Quran Al-Mady, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Senin (1/12/2025).

BACA JUGA: Kuasa Hukum Terdakwa Korupsi Bandwidth Sleman Memohon Hakim Batalkan Dakwaan Jaksa

Kegiatan diikuti oleh puluhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) se- Daerah Istimewa Yogyakarta, dan perwakilan siswa tunarungu.

"Kegiatan ini juga mendukung para penyandang disabilitas tunarungu agar lebih tepat dalam memahami Al-Qur'an," ujar Ketua Penyeleggara, Rizki Kurniawan di sela acara.

BACA JUGA: Ormas Humoriezt Bersih-bersih Sampah, Bikin Gapura dan Bantu Pembangunan Mushola di Pantai Cangkring

Ia menjelaskan, agenda ini merupakan salah satu upaya dalam memperkuat ekosistem dakwah inklusif di Indonesia melalui metode verbal dan nonverbal dalam bentuk Taining of Trainer (ToT) Pengajaran Al-Qur'an Isyarat 2025.

"Diikuti puluhan guru SLB se-DIY melalui program pengimbasan training of trainer pengajaran Al-Qur'an isyarat," jelasnya.

BACA JUGA: Sekolah Lansia Sleman Mewisuda 474 Siswa

Ditambahkan, Izzatul Wawa selaku perwakilan Bidang Pendidkan Baznas RI, materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek fundamental maupun praktis.

"Materi ini dibututuhkan para peserta agar mampu mengajarkan Al-Qur'an secara efektif," terangnya.

BACA JUGA: Dispora Sleman Gelontorkan Dana Rp 11,6 M untuk Atlet Berprestasi

Dengan harapan, para peserta mendapatkan pengenalan program pengimbasan serta konsep dakwah inklusif, lantas bisa melakukan praktek aplikasi untuk surat-surat pendek.

"Sehingga kaum disabilitas yang sebelumnya memiliki hambatan dapat terbantu dengan baik," sebutnya.

BACA JUGA: Pemprov DIY Zoom Meeting dengan Mendagri, Ini yang Dibahas

Salah satu peserta asal NTT, Nurmiyati Aleng mengungkapkan, dengan mengikuti kegiatan ini dirinya sangat terbantu, sehingga tidak terkendala dalam mengapikasikan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan.

BACA JUGA: Seorang Pekerja Septic Tang Meninggal Dunia Saat Lakukan Penggalian

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru SLB, kami sangat terbantu, semoga nantinya bermanfaat dalam mendampingi dan melatih para siswa tuna rungu," ungkap Nurmiyati. (Opo)

 


share on: