Yogyapos.com (BANTUL) - Polres Bantul melakukan kegiatan panen jagung perdana, dalam rangka upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, di lahan non lahan baku sawah (LBS) Padukuhan Cangkring, Poncosari, Srandakan, Sabtu (26/4/2025).
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, menyampaikan panen jagung di Srandakan tersebut merupakan panen pertama di tahun 2025 di lahan non LBS yang belum pernah ditanami jagung sebelumnya.
BACA JUGA: Korupsi di Lapas Cebongan, Michael Raditya Praja Divonis 7 Tahun & Denda Rp 300 Juta
“Alhamdulillah setelah tiga bulan kita melaksanakan panen dan hasilnya cukup memuaskan. Setelah dihitung oleh petani dari satu hektar memperoleh 7,32 Ton untuk panennya, dan ini mendekati atau hampir sama dengan hasil yang ditanam di lahan baku sawah,” kata Novita.
BACA JUGA: Korem 072/Pmk Rehab Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi
Ia menjelaskan, panen jagung di Srandakan ini adalah bentuk nyata komitmen Polres Bantul dalam mendukung program Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan nasional.
BACA JUGA: MES DIY akan Gelar Syawalan Hadirkan Prof Mahfud MD
“Panen ini adalah wujud dukungan Polri terhadap swasembada pangan nasional, sekaligus bagian dari upaya memperkuat perekonomian, khususnya di wilayah Kabupaten Bantul,” ujar Novita.
BACA JUGA: Menyikapi Kebijakan Dagang Trump, Syahganda: Independensi Indonesia Tepat
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan peran aktif Polri bersaama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mendukung program pemerintah, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan peternakan.
BACA JUGA: Asosiasi KWT Bantul Gelar Pertemuan Akbar dan Peresmian Demplot
“Selain sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan instansi terkait,” lanjutnya.
BACA JUGA: Darmadi Sudibyo Pimpin Bank Indonesia di Yogyakarta, Danrem Ucapkan Selamat
Novita berharap program ini dapat menjadi sumber motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.
BACA JUGA: Eksekusi Rumah di Banguntapan Mulus, Advokat Herkus Apresiasi Pengadilan
“Khusus Bantul ada 1.318 hektar yang merupakan lahan baru atau lahan non LBS dimana penambahan tersebut diupayakan dapat mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah Bantul, yang nanti akan digunakan untuk pakan ternak yang berada di wilayah Bantul,” tandasnya. (Spd)
