MES DIY akan Gelar Syawalan Hadirkan Prof Mahfud MD

share on:
Ketua MES DIY, Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menyelenggarakan acara Syawalan di Gedung Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Minggu (27/4/2025).

BACA JUGA: Menyikapi Kebijakan Dagang Trump, Syahganda: Independensi Indonesia Tepat

Acara ini, di samping mengundang pengurus lengkap juga para peserta arisan wakaf yang jumlahnya mencapai lebih dari 170 orang. Ini merupakan pertemuan pertama untuk peserta arisan wakaf dalam periode ini. Diharapkan akan mempererat silaturahim dan juga kepedulian pada pengembangan ekonomi syariah di DIY khususnya.

BACA JUGA: LBH Nusa Menempati Kantor Baru di Jalan Kabupaten Nomor 99 Sleman

Acara Syawalan ini akan menghadirkan tokoh nasional yang juga pakar di bidang hukum dan tata negara, Prof Dr Mohammad Mahfud MD, sebagai pembicara utama. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan pencerahan dan perspektif yang berharga mengenai peran ekonomi syariah dalam konteks kebangsaan dan pembangunan daerah. Rektor UMY Prof Dr Achmad Nurmandi MSc juga akan memberikan sambutan dalam acara ini. 

BACA JUGA: Buku 'Guyub Rukun Ayem Tentrem' Kaya Penanaman Nilai-nilai Luhur

Ketua MES DIY, Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc menyampaikan acara ini merupakan wujud komitmen MES DIY dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di wilayah Yogyakarta.

BACA JUGA: Sri Sultan Apresiasi Pembangunan Gedung IGD Dual Function RS Grhasia

"Kami berharap kehadiran Prof Mahfud MD dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam memajukan ekonomi syariah sebagai pilar pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan," kata Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta ini.

BACA JUGA: Broker Ganja dari Muara Enim Diringkus di Stasiun Tugu, BB 805 Gram

Acara Syawalan ini nantinya juga akan diisi dengan kegiatan silaturahmi, ramah tamah, serta diskusi yang diharapkan dapat menghasilkan ide-ide konstruktif bagi pengembangan ekonomi syariah di DIY. (*/Met)

 


share on: