Pengurus Yayasan Taman Sesaji Nusantara Dikukuhkan

share on:
Pengurus Yayasan Taman Sesaji Nusantara || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sesaji atau sajen selama ini dipahami secara sempit sehingga menimbulkan salah tafsir. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahkan menyebut sajen sebagai makanan (bunga-bungaan dan sebagainya) yang disajikan kepada orang halus. Padahal dalam peradaban Jawa, makna dan eksistensi luas dan mendalam. 

BACA JUGA: Penipuan Online 'Love Scamming' di Sleman Miliaran Rupiah Diungkap Satreskrim Yogya

Demikian disampaikan Dr Hadjar Pamadhi MA (Hons) saat pengukuhan Pengurus Yayasan Taman Sesaji Nusantara (TSN), di Pendapa Desa Wisata Rajek Wetan (Dewi Rawe) Tirtoadi Mlati Sleman, Selasa (13/1/2026) malam.

BACA JUGA: Ziarah Tandai Agenda Pekan Budaya Saptohoedojo

Untuk itu, lanjutnya, kita perlu terus mengedukasi masyarakat agar paham peradaban secara utuh. "Memang perlu kesabaran dan ketekunan agar warisan leluhur ini bisa diangkat kembali sebagai ilmu. Orang Barat saja belajar pada ketimuran, masa kita justru abai", tandas Ketua Badan Musyawarah Museum DIY ini.

BACA JUGA: Korem 072/Pmk dan Basarnas DIY Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana

Sebelumnya, Pembina Yayasan TSN Drs Hartono Munandar menyampaikan, pengukuhan ini merupakan momentum penting. "Lama kita mengiinisiasi dan mencoba membuat lembaga, dan baru kali ini terwujud,” ungkapnya.

BACA JUGA: Anik Widayani Terpilih Ketua Ismaya, Siapkan Program Unggulan Kesehatan dan Ekonomi

Pengurus yang dikukuhkan, Ketua Eko Marwanto dibantu Arif Prihantoro, Sekretaris Jendral Wahjudi Djaja, Kesekretariatan (Ratu Siti Djuhaeti, Suyadi Utomo, Dian), Bendahara (Tukirno Bronto Sutedjo), Karang Pamitran (Tri Heru Wardoyo), Pawiyatan (Supriyadi SFil dan Faisal Noor Singgih), Adat Tradisi dan Seni (Tri Suharyanto, Pantono, Satriya Anggang, Laksmi Sitaresmi), Pelestarian Alam (Kahono dan Purwa).

BACA JUGA: Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Al Barolah Tinalan Diiringi Angklung Wredha Palupi

Di jajaran Pengawas ada Iwan Wijono dan Yan Arista, Penasihat meliputi Dr Hadjar Pamadhi MA (Hons), Drs H Satriya Wibawa dan RM Cahyo Bandono.

BACA JUGA: Rekonstruksi Pembunuhan Berlatar Asmara di Ambarketawang, Tersangka Peragakan 23 Adegan

Ketua Yayasan TSN Eko Marwanto dalam sambutannya menguraikan proses panjang pembentukan yayasan dan harapan agar segenap pengurus saling mengisi dan memperkuat.

BACA JUGA: Ketua PHRI DIY: Keberadaan Akomodasi Ilegal Harus Ditertibkan

Turut hadir memberi dukungan moril antara lain Ki Sawung Rahsa (Ketua FKPPAI) dan Ki Gde Mahesa. Selepas pengukuhan dilaksanakan sarasehan kebudayaan. (Iud)

 

 


share on: