Pembenahan Fasilitas untuk Porda Bakal Telan Biaya Rp 1,7 M

share on:
Lapangan Tenis ini tak luput dari pembenahan untuk fasilitas pelaksanaan Porda || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pekan Olahraga Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Porda DIY) rencananya bakal digelar di wilayah Pemkab Sleman pada September 2022. Sejumlah persiapan mulai dilakukan, termasuk salah satunya memastikan kesiapan sejumlah venue perlombaan.

Terkaitn hal ini dilakukan pembenahan sejumlah fasilitas untuk pelaksanaan, total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1,7 miliar bersumber dari APBD.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Sukarmin ST mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah pekerjaan renovasi dan penambahan fasilitas yang bakal dipergunakan sebagai sarana pertandingan cabang olah raga (Cabor).

"Untuk di Tridadi hanya untuk lapangan Tenis, di seputar GOR Klebengan untuk cabang olahraga basket dan panjat tebing, untuk di area Stadion Maguwoharjo yakni cabor sepatu roda maraton dan menembak, di GOR Panggukan khusus untuk badminton,"jelas Sukarmin di kantornya, Rabu (25/1/2022).

Dikatakannya, saat ini sedang dilakukan penyusunan dokumen perencanaan menjelang persiapan lelang pekerjaan sekitar bulan Februari  dan direncanakan seluruh pengerjaan fasilitas dapat dirampungkan pada Juli 2022.

“Khusus yang Lapangan Tenis itu anggaran masih tarik ulur, bahwa dialokasikan sekitar Rp 300 juta padahal kebutuhan anggaran hampir Rp 800 juta. Ditargetkam pada bulan Juli dapat diselesaikan semua, nanti ada inspeksi dulu sebelum digunakan pada bulan September,” kata dia.

Persiapan juga dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman, Ketua Koni Sleman dr Joko Hastaryo mengatakan menjelang perhelatan Porda DIY di Sleman, pihaknya telah menyiapkan sejumlah atletnya bersama cabor sebelum turun berkompetisi.

“Jumlah atlet yang dipersiapkan sekitar 1000 orang untuk 43 cabor. Bulan Maret setelah dilakukan entry by nomor by name baru akan terlihat persisnya berapa yang akan turun bertanding, biasanya sekitar 700 atlet,” terang mantan Kepala Dinas Kesehatan ini. (Opo)

 

 


share on: