Korem 072/Pmk Olga Bersama Alumni Magister Ketahanan Nasional UGM

share on:
Suasana olahraga bersama, Coffee Morning, dan Syawalan bersama Alumni Magister Ketahanan Nasional UGM bertempat di Serambi Moh. Hatta Makorem setempat, Jumat (10/4/2026)

Yogyapos.com (YOGYA) - Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas terus memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi, khususnya Universitas Gadjah Mada, melalui kegiatan olahraga (olga)  bersama, Coffee Morning, dan Syawalan bersama Alumni Magister Ketahanan Nasional UGM bertempat di Serambi Moh. Hatta Makorem setempat, Jumat (10/4/2026).

BACA JUGA: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Komersial Listrik di Magelang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono SSos MSi MSc, serta dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Wibisono Puspitohadi MSi MSc selaku Ketua PPAD Provinsi Jawa Timur sekaligus Alumni Magister Ketahanan Nasional UGM, semua Kasi Korem 072/Pamungkas, Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Dandim 0732/Sleman, Prof Priyono Suryanto SHut MP PhD selaku Ketua Prodi Magister dan Doktor Ketahanan Nasional UGM, Prof Dr Armaidy Armawi MSi selaku Koordinator Jaminan Mutu sekaligus Pendiri Prodi Ketahanan Nasional UGM, Dr Ahmad Zubaidi MSi selaku dosen Prodi Ketahanan Nasional UGM, perwakilan mahasiswa dan alumni Magister Ketahanan Nasional UGM, serta staf pengelola Prodi dan alumni Magister maupun Doktor Ketahanan Nasional UGM.

BACA JUGA: Kita dan Sosiologi Dracin

Danremmenyampaikan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para dosen dan mahasiswa Program Magister serta Doktor Ketahanan Nasional UGM. Ia menegaskan bahwa hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan UGM bukan sekadar kemitraan formal, melainkan memiliki ikatan emosional yang kuat.

BACA JUGA: WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal

“Sebagai alumni Program Ketahanan Nasional UGM, saya memiliki kedekatan tersendiri dengan institusi ini. Nilai-nilai strategis yang saya peroleh selama menempuh pendidikan menjadi bekal penting dalam pelaksanaan tugas sebagai Danrem,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa ilmu ketahanan nasional yang diperoleh dari dunia akademik memiliki peran vital dalam mendukung pengambilan kebijakan di lapangan, khususnya dalam memetakan potensi ancaman serta menyusun strategi pembinaan teritorial di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

BACA JUGA: 162 Siswa Ikuti Seleksi Calon Paskibraka Sleman 2026

Di tengah dinamika geopolitik global dan tantangan nasional yang semakin kompleks, Danrem menegaskan bahwa penguatan ketahanan nasional tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk antara militer dan akademisi.

BACA JUGA: Sleman Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Ini Tanggal Pelaksanaanya

“Sinergi antara TNI dan kalangan akademisi menjadi pilar strategis dalam memperkuat pertahanan negara, baik melalui penguasaan teknologi, analisis geopolitik, maupun pengembangan doktrin yang adaptif,” tegasnya.

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Wibisono Puspitohadi selaku Ketua PPAD Provinsi Jawa Timur sekaligus Alumni Magister Ketahanan Nasional UGM, dalam penyampaiannya mengapresiasi kepemimpinan Danrem 072/Pamungkas. Ia menilai penugasan di Yogyakarta memiliki makna strategis yang mendalam, serta menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai keilmuan yang telah diperoleh, termasuk dari pendidikan ketahanan nasional.

BACA JUGA: Dr Arie Sujito: Era 'VUCA' Menggambarkan Keadaan Penuh Ketidakpastian saat Perang

Lebih lanjut, Mayjen TNI (Purn) Wibisono Puspitohadi mendorong agar berbagai pemikiran strategis, termasuk pengalaman studi luar negeri, dapat dituangkan dalam bentuk tulisan sebagai kontribusi nyata bagi penguatan sistem pertahanan dan ilmu pengetahuan nasional. 

BACA JUGA: Dubes RI di PBB Desak Perlindungan Personel UNIFIL

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Korem 072/Pamungkas dan Sekolah Pascasarjana UGM dalam mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)


share on: