KONI Gianyar dan Berau Tertarik Pembinaan Atlet KONI Sleman

share on:
Pengurus KONI Gianyar (baju putih) foto bersama pengurus KONI Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pengurus Komite Olahraga  Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar, Bali dan pengurus KONI Kabupaten Berau, Kalimantan Timur melakukan study banding ke sekretariat KONI Sleman di komplek stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (6/3/2026).

BACA JUGA: Milad ke-83, UII Gandeng Pemkab Sleman Baksos dan Bedah Rumah

Rombongan pengurus KONI Gianyar dengan dipimpin ketuanya Dewa Gede Alit Murdiarta datang lebih dulu,   disusul kehadiran sejumlah pengurus KONI Berau yang dipimpin Ketua bidang Organisasi, Marsana. Kedua rombongan disambut oleh Ketua KONI Sleman Haris Sutarta didampingi sejumlah pengurus KONI Sleman lainya. 

BACA JUGA: Ramadhan, Ambulans NU Care Lazisnu Bantul Tetap Siaga

Kedatangan dua rombongan dari daerah berbeda  tersebut memiliki tujuan  yang sama, yaitu ingin mengetahui kiat-kiat pengurus KONI Sleman dalam membina atletnya, hingga atletnya menjadi berkualitas, dibuktikan  KONI Sleman sering meraih juara puncak disetiap gelaran PORDA DIY.

BACA JUGA: Pemkab Sleman Siap Gelar Pilihan Lurah Antarwaktu di Lima Kalurahan

"Info yang saya terima KONI Sleman sering meraih juara umum di setiap gelaran Porda DIY," ujar Alit.

Alit mengungkapkan, pihaknya mendapatkan informasi terkait prestasi dana  dana hibah yang diterima KONI Sleman. "Info yang saya terima dana hibah yang diterima dari pemerintah daerah juga tidak terlalu banyak. Oleh karena itu, kami ingin mengetahui kiat apa yang dilakukan para pengurus KONI Sleman dalam membina atletnya hingga berkali kali meraih juara umum dalam gelaran Porda," ungkapnya. 

BACA JUGA: Milad ke-83, UII Gandeng Pemkab Sleman Baksos dan Bedah Rumah

Menurut Alit, KONI Gianyar memiliki 52 cabang bolahraga dengan dana hibah yang diterima dari Pemda Gianyar sebesar Rp 13,4 miliar. Prestasi yang diraih, disetiap Porprov, KONI Gianyar hanya selalu meraih rangking 4 dan baru porda tahun 2025 lalu meningkat menjadi rangking 3 dari 9 kabupaten/ Kota  di Provinsi Bali.

BACA JUGA: UAJY Bukber Bareng Jurnalis Pererat Kemitraan

"Kami sadar, dalam Porprov di Bali, KONI Gianyar sulit untuk meraih juara umum dengan mengalahkan KONI Badung yang memiliki banyak dana. Namun kami ingin atlet Gianyar bisa semakin berkualitas sehingga prestasinya bisa naik kelas. Oleh karena itu, kami ngangsu kaweruh kiat yang dilakukan KONI Sleman dalam membina atletnya hingga bisa meraih prestasi gemilang," kata Alit. 

BACA JUGA: Lurah Mororejo 'Tarling' di Masjid Hidayatul Muttaqin, Ingatkan Warga Tak Sulut Mercon

Ungkapan senada dikatakan oleh Ketua Bidang Organisasi KONI Berau, Marsana, menurutnya Porprov di Kaltim diselenggarakan empat tahun sekali. 

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Pasokaan Energi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

"Dalam Porprov di Kaltim, selama ini dari 10 kontingen kabupaten dan kota se Kaltim, kontingen KONI Berau baru bisa meraih rengking lima. Sehingga kami belajar ke KONI Sleman, dengan harapan kedepan  prestasi kontingen  KONI Berau bisa naik kelas," kata Marsana.

BACA JUGA: Pemkal Condongcatur Gelar Pembayaran PBB-P2 Massal, Disediakan Doorprize

Ketua KONI Sleman Haris Sutarta mengatakan bahwa KONI Sleman memiliki 52 Cabor dan tiga badan fungsional. Di tahun 2026 ini Dana hibah yang dijanjikan oleh Pemda Sleman  sebesar Rp 7,2 miliar.

BACA JUGA: Ketua Komisi IV DPR RI Dukung Peningkatan Kesejahteraan Petani

"Prestasi yang diraih, diantaranya sudah empat kali berturut turut meraih juara umum porda DIY, dan dalam Porda DIY ke 18 yang akan digelar di Kabupaten Kulonprogo  tahun 2027 mendatang, KONI Sleman juga menargetkan  juara umum lagi," ujar Haris.

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Gelar Safari Ramadhan Bersama Pangdam IV/Diponegoro

Persiapan yang akan  dilakukan, sama dengan persiapan yang dilakukan jelang Porda sebelumnya. Yakni  menyelenggarakan Puslatda bagi seluruh cabor selama 14 atau 15 bulan sebelum Porda dimulai. Untuk meringankan beban cabor dalam menyelenggarakan Puslatda, semua cabor diberi bantuan dana untuk sewa tempat latihan serta biaya pembelian alat habis pakai. Untuk memberi semangat bagi para atlet, setiap Porda, atlet yang meraih prestasi diberi bonus uang.

BACA JUGA: Ramadhan, Ambulans NU Care Lazisnu Bantul Tetap Siaga

Ditambahkan, Wakil Ketua I KONI Sleman Prof Dr Fauzi, bahwa dalam Porda ke 17 tahun 2025 lalu, atlet Sleman yang meraih medali emas diberi bonus Rp 18,5 juta per medali.

BACA JUGA: Kolaborasi Paguyuban Toko Kelontong Madura dan Polda DIY Ciptakan Kamtibmas

"Yang berarti jumlah bonus tersebut jauh lebih sedikit bila dibanding bonus yang diberikan KONI Gianyar terhadap atletnya peraih medali emas yang jumlahnya mencapai Rp 70 juta per medali emas," sebutnya. (*/Opo)

 

 

 

 

 

 

 


share on: