Kesbangpol Sleman Gelar Program Penanaman Wawasan Kebangsaan di 86 Kalurahan

share on:
Sekretaris Badan Kesbangpol Seman Sigit Herutomo ketika membetikan keterangan kepada awak media || YP-Agung DP

Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman akan menggelar program penanaman wawasan kebangsaan di 86 Kalurahan se Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini untuk mengingatkan kembali semangat kebangsaan dikalangan masyarakat yang mulai memudar dan ditujukan pada masyarakat di tingkat bawah," kata Sekretaris Badan Kesbangol Sleman, Sigit Herutomo SH MAP, Selasa (11/11/20 25).

BACA JUGA: BNN DIY Sidak Tempat Tinggal Warga, Ini Hasilnya

Menurutnya, pada era ta tahun 1980-1990-an, penanaman nilai kebangsaan dilakukan secara masif hanya melalui satu arah dari TVRI dan berbagai sarana seperti penataran P4, pelajaran PMP.

"Sekarang ini, semua orang bisa dapat memproduksi berita dari ponsel kemudian menyebarkannya melalui media sosial. Input informasinya bagus, namun untuk nilai-nilai kebangsaan yang dulu tertanam kuat kini mulai pudar,” ungkap Sigit.

BACA JUGA: Mayat di Sungai Progo Sendangsari Terkuak, Ini Identitasnya

Sigit menegaskan, perubahan zaman membuat masyarakat rentan terpengaruh informasi dari luar tanpa memahami konteks kebangsaan. Karena itu, pihaknya memandang penting membangun kesadaran baru bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam dan potensi besar yang selama ini menjadi incaran bangsa lain.

BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan

Bentuk penjajahan kini tidak lagi fisik, tetapi melalui politik, ekonomi, dan budaya. Misalnya, lewat promosi budaya asing yang perlahan menggeser kebanggaan anak muda terhadap produk dan budaya lokal, dan ketika rasa cinta pada bangsa hilang, kepedulian pun akan ikut hilang. Maka wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan agar kita tidak mudah terpengaruh dan tetap mencintai negeri sendiri.

BACA JUGA: Data BPS, Keluarga Miskin di Sleman Turun 0,06 Poin

"Kedepan kami juga akan lanjutkan program wawasan kebangsaan ini dengan Desa Berkarakter Pancasila dan Kader Bela Negara, sebagai bagian dari pembinaan ideologi di tingkat akar rumput," tandasnya. (Agn)

 


share on: