Yogyapos.com (YOGYA) - Seorang kakek berinisial S (75) warga Bantul meninggal dunia usai berolahraga di sekitar Alun-alun Selatan Yogyakarta, Jumat (17/7/2026). Korban diduga mengalami serangan jantung.
Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kejadian itu dilaporkan terjadi pada 07.15 WIB pagi tadi.
BACA JUGA: Perayaan 10 Tahun Kolaborasi Budaya DIY dan Melbourne Symphony Orchestra Dihadiri Menkeu
"Benar, sekira pukul 07.15 WIB di Alun - alun Selatan, Patehan, Kemantren Kraton telah di temukan orang meninggal dunia," kata Dani kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan keterangan yang diterima polisi, korban bersama beberapa rekannya berangkat dari Bantul ke alun-alun sekitar pukul 06.15 WIB. Setibanya di lokasi, korban langsung berolahraga, jalan-jalan mengelilingi alun-alun.
BACA JUGA: Jelang Alih Komandan ke Kodam XXVI Mataram Kodim Terima Tim Verifikasi
Setelah beberapa saat korban bersama rekannya beristirahat di sisi timur alun-alun dan memesan minuman. Korban saat itu masih duduk dan mengobrol sebelum tiba-tiba terjatuh. "Sebelum terjatuh menurut keterangan saksi, korban dalam keadaan sehat," jelasnya.
Rekan korban kemudian segera memanggil petugas medis dan kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kraton.
Lebih lanjut, petugas kepolisian dan Tim Inafis Polresta Yogyakarta yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan proses identifikasi. Dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda kekerasan dan korban dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung.
BACA JUGA: Perayaan 10 Tahun Kolaborasi Budaya DIY dan Melbourne Symphony Orchestra Dihadiri Menkeu
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, keterangan saksi, serta kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung," ujarnya.
"Keterangan dari anak korban, korban mempunyai riwayat penyakit stroke dan pada akhir-akhir ini sudah sehat kembali dan sering melakukan olahraga berjalan kaki," lanjutnya.
Polisi kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan. (Jhw)
