Yogyapos.com (SLEMAN) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui Kepala Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto SIP MM mengatakan, Independence Day Military Expo (IDME) 2025 telah menjadi ruang perjumpaan, ruang belajar, sekaligus ruang hiburan.
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato Closing Ceremony IDME 2025, di Sleman City Hall (SCH), Minggu(24/8/2025) siang. Acara ini dihadiri Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit SIP mewakili Danrem Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH MSos MM.
BACA JUGA: Indonesia Salawase, Komitmen Kebangsaan 50-an Pelukis Paguyuban Seni Indonesia
"Mari kita teguhkan keyakinan bersama bahwa Republik Indonesia akan senantiasa kuat dan bermartabat, selama rakyatnya menjaga persatuan dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan," ujar Gubernur.

Diketahui, kegiatan yang digelar selama empat hari ini diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
Dengan suksesnya gelaran IDME 2025 ini, semakin menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air sekaligus mempererat hubungan TNI-Polri dengan masyarakat.
BACA JUGA: 2.500 Anak Ikuti Temu Santri Kabupaten Bantul
Banyak masyarakat yang hadir, utamanya anak-anak yang berkesempatan ikut naik ke kendaraan tempur yang dipamerkan. Mereka terlihat antusias untuk berfoto dan mengenal alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI-Polri.
Parade drum band ikut memriahkan acara || YP-Ist
Dalam gelaran IDME 2025 ini, masyarakat juga bisa memperoleh informasi bagi yang tertarik untuk mendaftar sebagai anggota TNI-Polri
BACA JUGA: Jumhur Hidayat: KSPSI Tidak Ikut Aksi 25 Agustus
Sementara itu, Komisaris Utama PT Garuda Mitra Sejati Irjen Pol (Purn) Oerip Subagyo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam IDME 2025
IDME 2025 merupakan momentum berharga untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme khususnya kepada generasi muda untuk mengenal lebih dekat serta mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dan lebih menghargai jasa para pahlawan
"Mari kita bersatu dan menjaga kedaulatan kita untuk mensejahterakan rakyat Indonesia menjadi Indonesia yang lebih maju," pungkasnya. (*/Red)
