Gubernur Sri Sultan HB X Ground Breaking Pembangunan Jembatan Pandansimo, Nilai Proyek Rp 814 M

share on:
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan ground breaking pembangunan Jembatan Pamdansimo, di Dusun Ngentak Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Kabupaten Bantul, Senin (11/12/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan ground breaking pembangunan Jembatan Padansimo, di Dusun Ngentak Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Kabupaten Bantul, Senin (11/12/2023).

Lokasi jembatan Pandansimo tepatnya terletak diantara wilayah Ngentak Pancosari Srandakan Bantul dan Desa Banaran Kecamatan Galur Kabupaten Kulonprogo DIY.

BACA JUGA: Anak Muda Jangan Golput, Kenapa? 

“Jembatan ini diharapkan menjadi Sarono Lohjinawening Projo atau sarana untuk kemakmuran wilayah) di masa mendatang,” ungkap Gubernur didampingi Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Peninjauan lokasi || YP-Supardi

Pembangunan Jembatan Pandansimo merupakan tindak lanjut pembangunan JJLS untuk mememenuhi kebubutuhan sarana jalan Jawa Bagian Selatan bagi masyarakat.

BACA JUGA: Sudirman Said: Penguasa Sedang Tuna Malu, Mengangkangi Nalar

“Dengan adanya jembatan ini juga diharapkan akan memberikan kemajuan bagi wilayah dan masyarakat di berbagai bidang antara lain pariwisata, perdagangan, pendidikan dan lingkungan hidup,” tambah Sri Sultan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY, Rien Marlia ST MT, dalam laporan mengatakan nilai kontrak pembangunan jembatan ini Rp 814.838.744.000. Kontrak pekerjaan 17 November 2023. Waktu pelaksanaan 408 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari.

BACA JUGA: Antisipasi Kecurangan, Puluhan Advokat Yogya Bentuk Tim Siaga Kawal Pemilu 2024

“Nama satuan kerja (Satker) pembangunan jalan nasional (PJN) Wilayah Propinsi DIY. Total penanganan 1.900 meter. Sumber dana dari APBN,” jelas Rien Marlia.

Meski jembatan ini di sekitar lokasi rawan tsunami, banjir dan merupakan pasir bergerak, namun hal itu telah diantisipasi agar pembangunananya dapat berjalan lancar.

Bupati Bantull, Abdul Halim Muslih, pembagunan jembatan Pandansimo merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan daerah selatan Bantul merupakan teras DIY. 

BACA JUGA: Kodim Wonosobo Karya Bakti Pasca Banjir Bandang dan Tanah Longsor

“Harapannya, masyarakat Bantul juga mengimbangi dengan berbagai langkah positif dan kreatif guna mencapai kemajuan Bantul di berbagai bidang termasuk pertanian dan perdagangan,” katanya.

Dengan adanya jembatan ini nantinya Bantul akan terhubung melalu JJLS dengan Kabupaten Kulonprogo. Selain itu akan dibangun 18 kelok di jalur JJLS yang menghubungkan Bantul dengan Gunungkidul. (Spd)

 


share on: