Kodim Wonosobo Karya Bakti Pasca Banjir Bandang dan Tanah Longsor

share on:
Salah satu prajurit Kodim 0707/Wonosobo nampak gigih menjebol sampah-sampah yang menyumbat aliran di sela bebatuan suangai || YP-Ist

Yogyapos.com (WONOSOBO) - Hujan yang mengguyur Wonosobo beberapa hari yang lalu menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di beberapa tempat.  Hal ini mengakibatkan kerusakan di beberapa tempat dan 2 orang meninggal dunia.

Pasca bencana banjir, Kodim 0707/Wonosobo bersama komponen masyarakat melaksanakan karya bakti salah satunya di bantaran sungai Semagung, (10/12/2023).

BACA JUGA: Danrem Ingatkan Prajurit Yonif Mekanis 403/WP Profesional dan Netral

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Helmy memerintahkan Pasi Ops Kapten Arm Suyitno agar mengerahkan pasukannya melaksanakan karya bakti membantu masyarakat yang saat ini sedang terkena musibah.

“Saat ini Wonosobo sedang berduka, yaitu terjadi bencana dalam beberapa hari ini. Dampak dari bencana tersebut membawa permasalahan yang harus segera ditangani sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala serta meminimalisir kerugian,” kata Letkol Inf Helmy.

Saling bahu-membahu bersihkan sampah yang berpotensi menghambat aliran sungai || YP-Ist

Kapten Arm Suyitno saat mengambil apel menyampaikan, TNI saat ini sedang terpanggil, dimana rakyat sedang mengalami musibah berupa tanah longsor dan banjir bandang. “Untuk itu mari bersama -sama kita bantu masyarakat yang terkena musibah tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima dari BPBD kerugian akibat bencana yang terjadi adalah tidak kurang dari 22 rumah di 11 titik yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor,” ajaknya.

BACA JUGA: Wakapolda DIY Sebut Ada Tiga Bahaya Laten yang Perlu Diwaspadai, Apa Saja?

Ia tak lupa mengingatkan jajarannya dan semua pihak, saat melaksanakan karya bakti jangan lupa perhatikan faktor keamanan. Karena sasaran utama yang akan diatasi adalah pembersihan aliran sungai Semagung yang beberapa waktu lalu meluap.  Dengan harapan aliran sungai bersih tidak terjadi sumbatan. Mengingat saat ini hujan masih sering turun dengan intensitas yang cukup tinggi.

“Serta perhatikan situasi sekitar, karena banjir bisa datang sewaktu waktu,” tandas Kapten Arm Suyitno.

BACA JUGA: GBPH Prabukusumo Berharap 'Lada Manis' Sleman Diikuti 4 Kabupaten Kota

Musim penghujan baru beberapa minggu, akan tetapi bencana yang terjadi sudah begitu banyak khususnya di Wonosobo.  Untuk itu mari bersama-sama saling mengingatkan jika hujan lebat turun dalam waktu lebih dari 2 jam maka segera mengambil tindakan penyelamatan diri. Perhatikan lingkungan sekitar kita, sekiranya membahayakan segera cari tempat yang aman,” pungkasnya. (*/Met)

 


share on: