Cak Nun : Berusahalah Jadi Manusia yang Husnul Hayat

share on:
budayawan Emha Ainun Najib saat memberikan mauidhoh hasanah untuk melepas kepergian Nuriyah, istri tokoh teater Fajar Suharno, di rumah duka Sanden Bantul, Minggu (28/11/2021) || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (BANTUL) - Setiap kita akan kembali. Dan sebaik-baik kembali adalah saat jiwa kita dipanggil oleh Allah dengan tenang, puas dan penuh keridhaan. Itulah akhir yang baik, akhir yang baik hanya dimiliki oleh hamba Allah yang memiliki hidup yang baik (husnul hayat). Dan tidak ada balasan bagi manusia yang memiliki hidup yang baik selain surga.

Demikian pesan budayawan Emha Ainun Najib saat memberikan mauidhoh hasanah untuk melepas kepergian Nuriyah, istri tokoh teater Fajar Suharno, di rumah duka Sanden Bantul, Minggu (28/11/2021). Nuriyah meninggal dalam usia 65 tahun meninggalkan seorang suami, tiga anak dan dua orang cucu.

Lebih jauh disampaikan Cak Nun, hidup yang baik telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW sepanjang hidupnya. Ada sifat dan perilaku Muhammad SAW kepada sesama yang patut untuk dicontoh, yaitu Roufurrohim. Didalamnya ada dua sifat yaitu Ro’fah dan Rohmah. Ro’fah adalah sikap tidak teganya Nabi Muhammad SAW dalam menyakiti orang lain. “Meskipun dirinya disakiti Nabi tidak akan membalasnya. Sifat yang kedua, adalah Rohmah, yakni kasih sayang. Nabi Muhammad SAW tidak tega dan memiliki rasa empati terhadap kesulitan dan penderitaan orang lain,” tandasnya.

Selama hampir setengah abad bergaul dan berkesenian dengan Fajar Suharno, Cak Nun mengakui ketulusan kasih sayangnya sebagaimana dicontohkan Nabi. “Sehingga Mas Fajar Suharno saya yakin akan ikhlas dan ridlo melepas kepergian istrinya. Nuriyah adalah istri paling baik bagi Fajar Suharno dan Fajar Suharno adalah suami paling baik bagi Nuriyah,” pesannya.

Dengan penghayatan akan hidup yang seperti itu, imbuh Cak Nun, Nuriyah kita doakan memiliki hidup yang baik dan berhak memiliki akhir yang baik sehingga tenang saat dipanggil kembali oleh Allah.

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku,” pungkas Cak Nun sambil mengutip Alquran surat Al-Fajr.

Hadir melepas kepergian almarhumah, para seniman, budayawan, tokoh teater dan warga masyarakat Gadingdari, Sanden, Bantul. (Iud)

 


share on: