Buku Sejarah Nahdlatul Ulama Gunungkidul Diluncurkan Memperingati Harlah ke-100

share on:

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Gunungkidul meluncurkan buku Sejarah Nahdlatul Ulama Gunungkidul, di Komplek Klinik Pratama NU Gunungkidul, Sabtu (31/1/2026). 

BACA JUGA: Hogi, Tiga Hari Bergelang GPS di Kaki dan Harapannya Kini

Prosesi peluncuran buku sebagai rangkaian puncak peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan PCNU Gunungkidul ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rais Syuriah PCNU Gunungkidul, KH Muhammad Thohari dan Ketua Tanfidziyah PCNU Gunungkidul, KH Sa'ban Nuroni serta sejumlah tokoh Kabupaten Gunungkidul.

BACA JUGA: Hogi Lepas dari Jerat Hukum, Teguh Sri Rahardjo: Klien Kami Legawa, Tak Tuntut Ganti Rugi

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih yang diwakili Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto mengapresiasi peluncuran buku Sejarah NU Gunungkidul. Menurutnya buku tersebut sangat penting untuk mendokumentasikan jejak perjuangan para ulama Gunungkidul. 

BACA JUGA: PT JMS Mitra Strategis Jasa Pengamanan dan Pengelolaan SDM Profesional Terpercaya

“Saya mengapresiasi agenda hari ini, yaitu launching buku sejarah NU Gunungkidul. Ini adalah langkah penting untuk mendokumentasikan jejak perjuangan para ulama kita agar tidak terlupakan oleh generasi mendatang,” kata Endah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Joko Parwoto.

BACA JUGA: Mari 'Keliling' ke Sejumlah Negara Melalui PICTNIQ Gunungkidul

Buku Sejarah Nahdlatul Ulama Gunungkidul yang ditulis oleh Anton Prasetyo, Andrian Saputra, dan Imron Rosidi serta editor Fatah Sutarman berisi tentang perjuangan KH Marzuki Giriloyo, Raden Suwardiyono dan para muassis lainnya dalam mendirikan dan membesarkan NU di Gunungkidul. Buku tersebut juga mengulan capaian atau prestasi pada tiap masa. 

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk: Jenderal Besar HM Soeharto Tetap Jadi Inspirasi Prajurit

Ketua LTN NU Gunungkidul, Anton Prasetyo mengatakan buku Sejarah Nahdlatul Ulama Gunungkidul dapat menjadi sumber informasi bagi generasi muda NU di Gunungkidul untuk mengetahui perjuangan para pendiri NU Gunungkidul.

“Kami berharap dengan hadirnya buku ini membuat kader-kader NU Gunungkidul menjadi tambah semangat untuk meniru dan melanjutkan perjuangan para ulama pendiri NU di Gunungkidul,” katanya.

BACA JUGA: 20 Siswa SMA Muhi Yogya Ikuti Wisuda Tahfidz

Sementara itu puncak harlah 1 abad NU Gunungkidul berlangsung meriah. Acara diawali dengan senam pagi dan jalan sehat yang diikuti sebanyak 5 ribu peserta. Acara semakin meriah dengan pembagian hadiah berupa 26 kambing, 2 unit sepeda gunung, dan puluhan hadiah menarik lainnya seperti peralatan rumah tangga, sembako hingga elektronik yang dibagikan kepada peserta jalan sehat. 

BACA JUGA: Dr Dessy Rachmawatie Soroti UMK Rendah Biaya Hidup Tinggi di Yogyakarta

Ketua Tanfidziyah PCNU Gunungkidul, KH. Sa'ban Nuroni mengapresiasi antusias warga Nahdliyyin yang semangat mengikuti rangkaian puncak harlah 1 abad NU. Dia mengajak agar Nahdliyyin Gunungkidul senantiasa menjaga persatuan dan merawat kedaulatan Indonesia. 

BACA JUGA: Mahasiswa UMY Sukses Inovasi Briket Ramah Lingkungan, Tembus Pasar Eropa

“Pengurus Cabang NU Gunungkidul menggelar beberapa acara dalam rangka membangkitkan menjaga merawat sekaligus mensyukuri hari lahir NU satu abad ini. Dan hari ini merupakan puncak dari kita ber-harlah NU diawali senam bersama dan jalan sehat. Alhamdulillah berjalan lancar diikuti 5 ribu peserta,” katanya. (Andrian Saputra)


share on: