Balai Rehabilitasi Korban Narkoba Berdiri di Sleman, Sediakan Fasilitas Rawat Inap

share on:
Wakajati DIY Rudi Margono SH melakukan pemotongan pita menandai peresmian fasilitas Balai Rehabilitasi Adhyaksa

Yogyapos.com (SLEMAN) - Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kabupaten Sleman diresmikan, Jumat (1/7/2022). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) DIY Rudi Margono SH

Fasilitas layanan rawat inap rehabilitasi bagi korban dan pecandu narkoba ini berada pada salah satu bagian bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman yang terletak di Jalan Bhayangkara Triharjo, Kapanewon Sleman.

Rudi Margono SH didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Widagdo SH menjelaskan didirikannya fasilitas Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa, tidak lain 

sebagai bentuk keseriusan Pemerintah dalam menangani penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang.

“Setiap kabupaten kota yang telah memiliki fasilitas memadai akan melaksanakan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa, kali ini kita resmikan di RSUD Sleman, Tim Asesmen Terpadu atau TAT yang akan menentukan korban narkotika untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini,” jelas Rudi.

Menurut dia, di dalam unsur tim terpadu selain Kejaksaan dilibatkan pula BNNK, RSUD Sleman, Dinas Kesehatan, Psikolog serta stakeholder terkait dalam penanganan penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap para korban penyalahgunaan narkotika nyaman dan segera disembuhkan dengan cara yang humanis, kembali ke masyarakat seperti sediakala, kalau bisa menjadi duta anti narkoba. Masa rehabilitasi  tidak dibatasi waktunya sampai sembuh,nantinya akan ada pengamanan dari Kepolisian,” ungkapnya.

Wakajati DIY Rudi Margono SH melakukan peninjauan fasilitas Balai Rehabilitasi Adhyaksa didampingi Forkopimda Sleman

Direktur RSUD Sleman Novita Krisnaeni mengungkapkan bahwa tim didukung fasilitas telah siap melakukan penanganan terkait kasus-kasus yang direkomendasi untuk dilakukan rawat inap.

“Sementara ini ada 20 orang yang dilakukan asesmen rawat jalan, fasilitas di dalamnya terdapat  enam ruangan rawat inap, satu ruang untuk satu orang,” imbuh dia.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman AKBP Siti Alfiah mengapresiasi pihak Kejari Sleman yang telah menginisiasi berdirinya Balai Rehabilitasi  Adhyaksa Sleman.

“Kami sangat mendukung atas didirikannya Balai Rehabilitasi Adhyaksa, biar lapas itu tidak penuh, sementara ini kita kebingungan tempat rehab untuk rawat inap dan bagi yang sedang menjalani proses hukum pemerintah tidak membiayai saat dilakukan rawat inap di sini, sedangkan yang telah inkrah kasusnya bisa masuk di RS Ghrasia,” katanya.

 


share on: