Yogyapos.com (YOGYA) - Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH MSos MM menerima audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, yang dipimpin langsung oleh Ketuanya Drs Mohammad Najib MSi bersama sejumlah pejabat struktural di ruang tamu Danrem, Kamis (8/5/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi serta memperkuat kerja sama antar lembaga dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mendatang.
BACA JUGA:Bryan Minta Bantuan Pemkab, Sertipikat Tanah 2.275 M Beralih ke Orang Lain
Mohammad Najib menyampaikan kunjungan ini merupakan upaya untuk menjalin kerja sama strategis dengan Korem 072/Pamungkas dalam mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan bebas dari pelanggaran. Salah satu inisiatif yang dibahas adalah pembentukan komunitas digital yang bertujuan menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial.
BACA JUGA: Tersangka Korupsi SMKN Sewon Nyicil Kembalikan Uang Kerugian Negara
"DIY ini cukup rawan menjadi tempat produksi dan penyebaran hoaks. Kami ingin membentuk komunitas digital yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Korem 072/Pmk, sebagai langkah pencegahan dan edukasi publik," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa TNI bersikap netral dalam pemilu, namun tetap berperan aktif dalam menjaga stabilitas wilayah.
BACA JUGA: Kisruh Tanah Mbah Tupon, Bibit Rustamto Mendorong Pengaduan ke Polisi
Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan komunitas digital sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga keamanan informasi di ruang publik.
"Kami dari Korem 072/Pmk mendukung 100% upaya Bawaslu DIY dalam menjaga Yogyakarta tetap kondusif, terlebih di tengah meningkatnya potensi penyebaran hoaks menjelang pemilu. Sinergi ini penting untuk ketenangan masyarakat," tegasnya.
BACA JUGA: Mbah Tupon Diduga Jadi Korban Mafia, Tanahnya Dimiliki Orang Lain
Pertemuan ini menjadi komitmen bersama untuk membangun komunikasi lintas lembaga serta kolaborasi konkret demi menjaga keamanan, kedamaian, dan kualitas demokrasi di Yogyakarta.
BACA JUGA: Dari Sekolah ke Jalanan, Pertanda Sistem Pendidikan Gagal?
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Kasi Intel Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Yudi Rombe, Kapenrem Mayor Arh Siswoto Nurharjo, Pasi Wanwil Mayor Inf Fektor Suyanto, serta sejumlah anggota dan staf Bawaslu DIY. (*/Red)
