Yogyapos.com (SLEMAN) – Volume kendaraan yang melintasi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan signifikan pada hari keempat Operasi Lilin Progo 2025. Data terbaru menunjukkan sebanyak 371.241 kendaraan telah masuk melalui berbagai pintu perbatasan.
BACA JUGA: Vonis 'Anjlok' Kasus Penipuan Penjualan Rumah, Jaksa dan Kuasa Hukum Bersikap Pikir-pikir
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengatakan, data tersebut diperoleh melalui pemantauan intensif kamera CCTV Smart Province yang tersebar di delapan lokasi strategis perbatasan DIY-Jawa Tengah. Titik Tempel masih menjadi pintu masuk utama dengan volume 111.349 kendaraan.
BACA JUGA: Polda DIY Sterilisasi 40 Gereja, Pastikan Keamanan Ibadah Natal
"Hingga hari keempat ini, pergerakan masyarakat menuju DIY cukup tinggi. Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 371.241 kendaraan yang masuk," kata Kombes Ihsan, Rabu (24/12/2024).
Menurut Ihsan, titik di Tempel masih menjadi pintu masuk utama dengan volume 111.349 kendaraan, disusul Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan. Di sisi lain, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY juga tercatat tinggi, yakni sebanyak 354.671 kendaraan.
BACA JUGA: Titiek Soeharto Serahkan 200 Unit Becak Listrik kepada Komunitas Becak Kayuh DIY
"Senada dengan arus masuk, wilayah Tempel kembali menjadi titik paling sibuk untuk jalur keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan dengan 98.819 kendaraan," urainya.
Pihaknya mengungkapkan, kepadatan arus lalu lintas ini didominasi oleh kendaraan roda dua (R2) dan mobil pribadi. Pihak kepolisian juga mencatat adanya pola waktu tertentu di mana kepadatan mencapai puncaknya.
BACA JUGA: 'Jogja Hanyengkuyung Sumatra' Berlangsung Sukses, Pentas Belum Berakhir Donasi Tembus Rp 836 Juta
"Tercatat rentang waktu paling ramai terjadi pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 14.00-17.00 WIB. Kami mengimbau pengendara untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam tersebut agar perjalanan lebih nyaman,"imbaunya.
BACA JUGA: BNN Ungkap 25 Kasus, Sebagian Besar Transaksi Narkoba Dilakukan via Medsos
Guna menjamin kelancaran arus, Polda DIY terus menyiagakan personel di pos-pos pengamanan perbatasan. Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
“Kami harap pengendara tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, mengingat volume kendaraan pribadi dan motor yang sangat padat di jalur-jalur utama,” pungkas Ihsan.
BACA JUGA: Kapolri dan Menhub Pantau Pergerakan Nataru dari Command Center Jatiasih Bekasi
Selain itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, Polda DIY telah menyiagakan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di berbagai titik strategis. Kombes Pol Ihsan mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan negara tersebut.
BACA JUGA: Lomba Foto 'Pasar Goedean Bali Kumandange' Himpun 127 Karya, Eko Juara 1
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, jika merasa lelah, mengantuk, atau membutuhkan informasi mengenai rute perjalanan, silakan singgah di Pos Pelayanan terdekat. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima,"tuturnya. (*/Opo)
