Yogyapos.com (SLEMAN) - Modus penipuan mengatasnamakan pengelola Lapangan Tenis Pemkab Sleman di Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, menimpa sejumlah korban.
Pelaku diduga sengaja membuat semacam akun palsu yang menyajikan informasi seputar lapangan Tenis Pemkab Sleman lengkap dengan lokasi dan sejumlah foto.
BACA JUGA: Dr Mukhijab MA: Regenerasi Kepemimpinan Nasional Suatu Keniscayaan
Atas kejadian ini pengelola Lapangan Tenis berinisiatif menempelkan hasil screenshot percakapan dan identitas terduga pelaku di papan pengumuman di areal lapangan.
“Belum lama sekitar satu minggu yang lalu ada yang kena (korban penipuan), banyak lagi yang lain,” kata salah satu penjaga Lapangan Tenis Pemkab Sleman, Sulis kepada yogyapos.com, Selasa (31/10/2023).
Menurut Sulis, korban sempat mengirimkan atau transfer sejumlah uang kepada pelaku dengan maksud untuk boking sewa lapangan, namun baru sadar setelah mereka mendatangi lapangan.
“Para korban baru sadar kena tertipu, tahunya saat ke lapangan sadar jadi korban penipuan,” ungkap dia.
Pihaknya menandaskan, selama ini manejemen tidak pernah menerapkan sewa lapangan dengan transaksi via transfer.
“Biasanya para penyewa lapangan langsung bayar dengan uang cash dan selalu kami berikan kwitansi, tidak pernah dengan transfer,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Sleman Kompol Supardi SH MH mengimbau kepada masyarakat, khususnya pecinta olahraga tenis untuk meningkatkan kewaspadaan, dengan cara melakukan pengecekan sebelum melakukan transaksi.
BACA JUGA: Anggota DPR RI H Sukamto SH Ajak Ratusan Warga Menjadi Konsumen Obat yang Cerdas
“Informasi ini akan kami dalami, dan segera kami sampaikan, himbauan (kepada masyarakat) agar lebih hati-hati lagi dan cek dulu sebelum terjadi transaksi,” pesan Kompol Supardi.
Untuk diketahui, Lapangan Tenis Pemkab dikelola oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bidang pengelolaan aset Stadion Maguwoharjo dan sarana olah raga lainnya. Dengan tarif sewa Rp 30.000 per jam berlaku untuk siang dan malam. (Opo)
