Yogyapos.com (YOGYA) – Langit terang tanpa berpayung mendung mengiringi pemakaman Advokat Senior Yogya, Ramdlon Naning SH MH MM, pada Senin (18/11/2024) pukul 10.00 WIB, di Pemakaman Cikalan, Jatimulyo, Kricak, Kota Yogya. Isak tangis sejumlah anggota keluarga, tetangga dan kerabat mewarnai prosesi pemberangkatan dan pemakaman jenazah.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan di rumah duka Perum Jatimulyo Baru Blok C-3 Kota Yogyakarta. Setelah disholatkan, jenazah diusung oleh belasan advokat yang sebagian besar mengenakan seragam profesi hitam bertoga.
Almarhum Ramdlon Naning || YP-Ist
Nampak diantara para advokat tersebut Dr H Nadjib Gysmar SH MH, Aprilia Supaliyanto MS SH, Feryan Nugroho SH dan Rudianto SH. Selain pengusung jenazah, nampak pula antara lain Direktur Lembaga Pembela Hukum (LPH) Advokat Triyandi Mulkan SH MM, Lasdin Wlas SH, Mantan Direktur LBH Yogya H Nur Ismanto SH MSi, Daris Purba SH, Dr Hj Susie Fitri SH MHum, Ketua Ikadin Sleman dan mantan Anggota DPRD DIY H Deddy Suwadi SR SH, Fahru Rozi SH, Anteng Pambudi SH, Anggota Dewan Pengawas DPC Peradi Yogya H Asril Sutan Marajo SH, H Sarbini SH, Harsito SH MH Mkn, Totok SH, Rudi Hermanto SH, Rudianto SH, Lupito SH dan Ketua PWI Yogya Drs Hudono SH.
“Almarhum senior, guru, mentor bagi kami para advokat Yogyakarta. Kami merasa kehilangan. Beliaulah salah satu tempat kami menimba ilmu. Banyak hal yang telah diberikan almarhum kepada kami. Banyak kerja besar penegakan hukum yang dibutuhkan, namun Allah berkehendak lain. Selamat jalan, Bang. Semoga beroleh tempat yang baik disisiNya,” ucap Advokat Aprilia dalam sambutan prosesi pemberangkatan jenazah.
Salah satu dari seratusan karangan bunga || YP-Ismet NM Haris
“Pak Ramdlon Naning adalah senior Advokat di Yogyakarta, pernah sebagai Ketua Ikadin Yogyakarta. Dedikasinya terhadap profesi advokat sangat luar biasa dan professional. Beliau sangat perhatian untuk membimbing dan membina para advokat muda khususnya di Yogyakata, semoga almarhum diberikan tempat yang mulia disisi Allah SWT,” timpal Deddy Suwadi SH
Sambutan hampir senada disampaikan pula oleh sesepuh perumahan yang juga sahabat almarhum, Prof Dr dr Sutaryo SP A(K) dan Ketua RW setempat Drs Sunarko, bahwa almarhum merupakan pribadi yang baik. Selama lebih dari empat puluh tahun tinggal di kompleks perumahan tersebut telah memberikan banyak hal yang berarti.
Sunarko menyatakan ketika pertama kali menerima informasi, mengira bahwa yang meninggal adalah istri almarhum Sri Widya Wahono. Sebab dialah yang dalam beberapa waktu terakhir ini sedang sakit setelah sebelumnya sempat dirawat pula di RS dr Sardjito.

“Saya tidak mengira, tapi ternyata benar bahwa beliau yang meninggal dunia. Kami tentu merasa sangat kehilangan. Almarhum telah memberikan banyak hal bagi kami, bagi perkembangan lingkungan disini,” ujar Drs Sunarko seraya menoleh istri almarhum yang terpaksa harus duduk di kursi mengikuti prosesi.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pungli-oknum-lapas-cebongan-mencapai-rp-750-juta-begini-modusnya-15833
Sembari agak terisak, Drs Sunarko yang kebetulan rumah tinggalnya berhadapan langsung dengan rumah almarhum, tak lupa memohonkan doa untuk almarhum dan anggota keluarganya.
Diketahui, almarhum Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) ini meninggal dunia, di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Minggu (17/11/2024) pukul 14.42 WIB.
Ia berangkat menjalankan tugas profesinya dari Yogya bersama Advokat Safiudin SH menuju Bandara Soetta. Sedianya mereka akan melanjutkan perjalanan udara untuk melakukan koordinasi penanganan suatu perkara di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Namun sesampai di bandara merasa ponselnya tertinggal di kendaraan sehingga bergegas menuju kendaraan yang ditumpanginya untuk mengambil ponsel. Setelah kembali lagi ke tempat semula nafas agak terganggu dan minta diperiksa ke dokter.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-polisi-dalami-dugaan-korupsi-di-dinas-kominfo-sleman-15827
“Kami sempat segera membawa ke rumah sakit bandara. Sempat agak baik sebentar, tapi kemudian ya… begitu…hingga dinyatakan meninggal dunia,” ujar Safiudin agak terbata kepada yogyapos.com, beberapa saat setelah jenazah tiba dan usai dimandi-kafankan di rumah duka, Senin (18/11/2024) dini hari. (Met)
