Tour de PMI Sleman Atasi Kekurangan Stok Darah

share on:
Seremonial peluncuran program Tour de PMI Sleman di Markas di Jalan Dr Radjiman, Sucen, Triharjo, Sleman, Minggu (21/6/2025) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman meluncurkan program Tour de PMI Sleman. Gagasan ini digulirkan untuk mengajak masyarakat mendonorkan darah sekaligus mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di Markas PMI. 

"Tour de PMI merupakan inovasi terkini dengan tujuan mengajak masyarakat di Kabupaten Sleman khususnya untuk datang ke Markas PMI Sleman untuk donor darah,"ujar Wakil Ketua PMI Kabupaten Sleman Hery Dwikuryanto disela kegiatan, Minggu (22/6/2025). 

BACA JUGA: Mandiri Jogja Marathon Diikuti 9.600 Peserta, Dihadiri Danrem 072/Pmk

Menurut Hery, kebutuhan darah di Kabupaten Sleman mencapai 3.500 kantong setiap bulan, di sisi lain ketersediaannya hanya menambah angka 2.500 kantong. Selama ini hanya mengandalkan mobil unit dengan mendatangi komunitas masyarakat maupun mendatangi event tertentu. Bahkan pada titik kritis mengambil kekurangan ke wilayah Malang dan Surabaya, Jawa Timur. 

"Jika mengandalkan mobil unit, pasokan darah ini dirasa kurang, kita sebetulnya membutuhkan sekitar 3.500 kantung per bulan, sedangkan ketersediaan kita hanya 2.500 kantung, idealnya di angka 3.000 kantung itu pada posisi aman," jelasnya. 

BACA JUGA: HUT Bhayangkara, Polres Bantul Gelar CFD

Ia menuturkan, melalui program Tour de PMI Sleman diharapkan muncul gerakan masyarakat untuk berbondong-bondong mendatangi Markas PMI, dengan menyumbangkan darah berarti kita menyelamatkan nyawa sesama. 

Hery Dwikuryanto || YP-Eko Purwono

"Program ini tidak digerakkan oleh pengurus PMI, tapi kami butuh sukarelawan, tenaga relawan dan tenaga penggerak dari masyarakat," tuturnya. 

BACA JUGA: Enam Tersangka Mafia Tanah Milik Mbah Tupon Ditahan, Seorang Lainnya Sakit

Pihaknya menyasar lembaga-lembaga, komunitas, sekolah. Selain mendonorkan darah nantinya akan diberikan edukasi ihwal proses donor darah. 

"Selain berdonor darah, kita berikan pula wawasan dan pengetahuan tentang proses donor darah secara lebih detail, kita juga melakukan cek kesehatan gratis, juga hadiah ponsel yang diundi setiap bulan sekali," sambungnya. 

Paulus Suryono, penggerak donor darah dari Gereja Katolik Santo Yohanes Chrisostomus di Pojok, Sendangagung, Minggir, Sleman mengaku bahwa sebelumnya anggota jamaah gereja yang jumlahnya ratusan orang biasanya melakukan donor darah secara rutin di gereja. 

BACA JUGA: Aurora Band SMA Pangudi Luhur Sabet Juara 1 Festapora 2025

"Biasanya kita melakukan donor darah secara rutin di gereja, kali ini ada kesempatan donor darah di Markas PMI, bedanya kalau di sini kita bisa cek kesehatan gratis, tempatnya bersih dan nyaman," timpalnya. 

"Setiap kali donor darah biasanya terdaftar sekitar 100 pendonor, yang lolos cek sekitar 80 orang," imbuhnya. (Opo) 

 

 

 

 

 

 


share on: