Tiga Wisatawan Digulung Ombak Parangtritis, Seorang Masih Dicari

share on:
Anggota Tim SAR lakukan koordinasi usai pencarian korban || YP-Ist

Yogyapos.com (Bantul) - Keberadaan wisatawan asal Semarang, Andrias Julian Pranata (18) yang, rerseret ombak Pantai Parangtritis Kretek Bantul pada Jumat (4/4) pagi, hingga pukul 21. 00 Wib masih dalam pelacakan petugas. 

BACA JUGA: Syawalan Trah Kirno Prawiro Dihadiri 117 Orang dari Berbagai Kota

“Memang ada dua kejadian laka air, yang pertama Kamis (3/4) sore, korban dapat diselamatkan. Kemudian pada Jumat (4/4) pagi, 2 korban selamat dan satu korban yaitu Andreas asal Semarang masih dalam proses pencarian,” kata Kapolres Bantu AKBP Novita Eka Sari didampingi Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Jumat (4/4).

BACA JUGA: Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Apresiasi Pembangunan Masjid Qolbun Syakur

Ada dugaan para korban terseret arus rip current (arus laut yang kuat dan sempit menjauhi pantai) saat bermain air yang terlalu ke tengah atau melewati batas aman berupa bendera merah.

Di lain sisi pantai-pantai di Bantul memang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Namun harus ingat bahwa ombak di Pantai Selatan cukup berbahaya.

BACA JUGA: Bocah 2 Tahun Kecebur Kolam, Begini Nasibnya

“Kami mengimbau wisatawan tidak masuk terlalu jauh ke laut, demi keselamatan bersama,” pinta AKBP Novita.

Guna mendukung upaya ini, Polres Bantul juga mengerahkan petugas patroli, selain anggota Polair juga ada anggota Polisi Wanita (Polwan), yang melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat. Polwan itu menggunakan pengeras suara, mengimbau para wisatawan segera menjauh dari bibir pantai demi menghindari potensi bahaya.

BACA JUGA: Prof Muhammad Naim: Jadikan Imsak Sebagai Kepribadian Muslimin

“Jangan sampai momen liburan yang berbahagia ini justru berakhir dengan duka. Kita ingin agar semua wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat,” tambahnya.

Polres Bantul juga memasang sejumlah papan imbauan larangan mandi di laut, di titik-titik strategis di sepanjang pantai yang sering dikunjungi wisatawan. Papan imbauan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap potensi bahaya yang ada.

Diharapkan seluruh wisatawan mematuhi peringatan dan mengikuti petunjuk keselamatan yang ada selama berkunjung ke pantai selatan. (Spd)

 


share on: