Syawalan Trah Kirno Prawiro Dihadiri 117 Orang dari Berbagai Kota

share on:
Para sesepuh tujuh anak dari Kirno Pawiro foto bersama || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) – Temu trah yang biasanya dikemas dalam Halal bi Halal merupakan salah satu tradisi yang selama ini masih dipertahankan oleh keluarga yang memiliki garis keturunan sama sebagai ajang silahturahmi.

Acara yang yang diselenggarakan keluarga besar Trah Kirno Pawiro ini mengambil tema ‘Temu Kangen dan Menjalin Silahturahmi’ dihadiri keluarga besar trah dari berbagai kota seperti Surabaya, Indramayu,Rembang, Subang, Bogor, Solo, Kulonprogo dan Sleman, di Kampung Flory, Plaosan Tlogoaadi Kapanewon Mlati, Selasa (2/4/2025). 

BACA JUGA: Prof Muhammad Naim: Jadikan Imsak Sebagai Kepribadian Muslimin

Ketua Panitia Trah Kirno Pawiro, Wisnuhana, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada 117 hadirin, terutama para sesepuh, sanak saudara, anak cucu trah Kirno Pawiro yang diadakan setiap tahun.

Sadikin (95), sesepuh yang dituakan || YP-Agung DP

“Disamping Syawalan atau Halal bi Halal yang kita lakukan setiap tahun bertujuan untuk membangun, mempertahankan dan menjaga trah atau garis keturunan keluarga agar tidak terputus,” ungkap Wisnuhana yang akrab disapa Gandung.     

BACA JUGA: Grebeg Syawal: Gunungan dari Kraton Yogyakarta Diarak, Berakhir di Ndalem Mangkubumen

Lebih lanjut diungkapkan, Trah Kirno Pawiro yang diadakan mulai tahun 2008 sudah memiliki empat generasi atau canggah. Kirno Pawiro, mempunyai tujuh orang anak yang bisa melanjutkan keturunannya. Kirno Pawiro juga mempunyai adik perempuan bernama Karto Wiharjo (Ponijem) yang punya lima orang anak. Dari semua itu berasal nenek moyang Karyo Setiko.

Saling menyampaikan pesan dan kesan || YP-Agung DP

“Setiap tahun trah Kirno Pawiro akan terus bertambah dan untuk pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di Surabaya,” ujar Wisnu.

BACA JUGA: Ratusan Jamaah Sholat Idul Fitri di Kampus UWM, Ceramah Ustad Yusuf Sirodz

Sementara sesepuh yang dituakan dalam trah, Sadikin (95), berpesan melalui Syawalan trah ini, komunikasi dibangun dan saling silahturahmi antaranggota keluarga satu trah tetap terjaga dengan baik dimana pun mereka berada.

“Berkumpulnya anggota trah kembali menbangun penuh persaudaraan antar keluarga,” tandasnya.

BACA JUGA: LKBH Pandawa Yogya Salurkan 150 Parcel, Berkah Penghujung Ramadhan

Ia berharap acara Syawalan trah tetap terus dipertahankan karena merupakan momen berkumpulnya sanak saudara yang jarang bertemu.

Ratno perwakilan dari trah Karto Wiharjo (Ponijem) senang sekali bercampur haru bisa bertemu berkumpul dan bersilahruhmi tatap muka. Melalui pertemuan trah diharapkan persaudaraan semakin dekat dan erat antar keluarga trah Kirno Pawiro dan Karto Wiharjo.   

BACA JUGA: GRIB Jaya DIY-Kodim Yogya Salurkan 1.000 Takjil, Disambut Gembira Warga

Acara trah keluarga Kirno Pawiro dikemas dalam berbagai bentuk termasuk tausiah  syawalan oleh Ridwan serta pembagian doorprize, pembagian uang bagi anak dibawah SMP dan diakhiri saling tukar kado ini, semakin menambah hangatnya maupun keakraban. (Agn)

 

 

 


share on: