Terduga Pemicu Onar di Perempatan Jalan Hayam Wuruk Diringkus

share on:
Remaja laki-laki berinisial DM (19) yang terlibat keributan || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Presisi Polresta Yogyakarta mengamankan DM (19) remaja pria yang terlibat keributan (onar) antarkelompok di Simpang Empat Hayam Wuruk, Yogyakarta, Sabtu (23/3/24) dinihari.

“Berhasil kita amankan seorang remaja inisial DM dalam keributan antar kelompok di Perempatan Hayam Wuruk,” kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma.

BACA JUGA: 47 TP PKK Sleman Periode 2024-2029 Dilantik

Aditya membeberkan, insiden bermula ketika DM dan teman-temannya berkeliling naik motor dan berpapasan dengan kelompok lain di Jalan Hayam Wuruk, kemudian terjadi keributan. Sebelumnya, DM dan temannya berinisial ARD keluar rumah sekitar pukul 19.00 WIB menuju Pasar Telo, Mergangsan. Setelah itu, mereka bertemu 6 rekan lainya di Alfamidi Tamansiswa Yogyakarta dan berkeliling naik motor, sekitar pukul 01.00 WIB, rombongan DM berpapasan dengan kelompok lain di Jalan Hayam Wuruk kemudian terjadi kericuhan.

BACA JUGA: Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Minta MK Imparsial Menangani Perkara PHPU

“Sekitar pukul 01.00 WIB rombongan DM berpapasan dengan kelompok lain di Jalan Hayam Wuruk, mereka saling teriak sehingga suasana memanas dan berujung keributan antar kelompok,” bebernya.

Dua gesper yang disita polisi || YP-Ist

Atas laporan warga yang melihat kejadian, sesaat kemudian Tim URC Presisi tiba di lokasi dan langsung mengamankan DM, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Yogyakarta. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam keributan.

BACA JUGA: Syahganda Siap Gugat Jokowi Rp 1 Triliun

Dalam kasus ini polisi juga menyita barang bukti antara lain dua gesper besi, tiga helm dan satu motor,” sebutnya.

Kapolresta menandaskan, Petugas akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi keributan antar kelompok. “Kami tidak akan mentolerir aksi premanisme dan keributan yang meresahkan masyarakat,” tandasnya.

Dirinya mengajak kepada warga masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan tidak mudah terprovokasi yang dapat memicu keributan.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Yogyakarta,” ajaknya. (*/Opo)

 

 


share on: