Sudimah Wiro Sartono Ternyata Juru Kunci Merapi, Terungkap Setelah Wafat

share on:
Bejo Wiryanto, anak Almarhum Sudimah Wiro Sartono || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Almarhum Sudimah Wiro Sartono yang merupakan keturunan Mbah Carik ternyata diberi amanah menjadi juru kunci Gunung Merapi oleh Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono IX . Dan itu baru terungkap menjelang tutup usia pada Selasa 11 Januari 2022. Dalam kurun waktu 79 tahun menjadi misteri tak ada satupun keluarga yang mengetahuinya.

Bejo Wiryanto (59) yang merupakan anak nomor 3 menuturkan bahwa ada kejadian yang luar biasa, selama ini keluarga tidak ada yang mengetahui perihal amanah sebagai juru kunci Merapi.

“Semua keluarga tidak tahu, bahwa ibu saat umur 16 tahun itu sempat bertapa di Plawangan, ibu itu sama Sinuwun Sri Sultan Hamengku Buwono IX diserahi sebagai juru kunci Merapi,” jelas Bejo kepada wartawan sesaat menjelang prosesi upacara pemakaman di rumah duka Kaliurang, Rabu (12/1/2022).

Bejo mengungkapkan, hal ini dirahasiakan selama 79 tahun, suatu saat dirinya diperintahkan oleh mendiang Sudimah Wiro Sartono untuk mengambil sesuatu yang disimpan di Bukit Plawangan Kaliurang. Menurutnya benda yang dimaksud berupa sinar warna biru yang keluar dari pohon.

“Alhamdulillah kemarin saya ambil, kita serahkan ke ibu dan ibu langsung tersenyum bilang matur nuwun, setelah itu drop-drop lalu jam 18.00 WIB meninggal dunia, karena kesehatannya sudah menurun sejak satu setengah tahun yang lalu,” ungkap mantan Lurah Hargobinangun ini.

Salah satu Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GBPH Yudhaningrat menceritakan adanya pertemuan antara almarhumah dan Mbah Maridjan.

"Memang dulu ada pertemuan antara almarhum dengan Mbah Maridjan pada waktu itu masih kecil, Juru kunci Merapi yang asli ini Mbah Hargo masih bapaknya mbah Maridjan. Kader seterusnya diantaranya Mbah Carik ini dengan Mbah Maridjan untuk dikader," tutur Gusti Yudho ditemui disela mengikuti prosesi pemakaman.

Ditambahkan, bahwa almarhum Sudimah Wiro Sartono pernah menjalani pertapaan selama 2 bulan dengan maksud untuk mendalami tentang Merapi.

Sudimah Wiro Sartono, wafat pada Selasa (11/1/2022) sekitar Pukul 18.00 WIB di kediamannya, Kaliurang Selatan RT 04 RW 13 Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem. Merupakan keturunan ke-2 sekaligus penerus kuliner legendaris Jadah Tempe Mbah Carik di kawasan wisata Kaliurang. (Opo)


share on: