Stunting di Sleman Tinggal 4,51 Persen, Pemkab Melaunching Bantuan Beras Fortifikasi

share on:
Launching bantuan beras Fortifikasi bagi ibu hamil Kabupaten Sleman, di Grha Sarina Vidi, Kamis (23/11/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Wakil Bupati Sleman yang sekaligus Ketua TPPS Kabupaten Sleman, Danang Maharsa melaunching bantuan beras Fortifikasi bagi ibu hamil Kabupaten Sleman, di Grha Sarina Vidi, Kamis (23/11/2023).

“Upaya kita dalam penanganan stunting tentu harus dilakukan secara kolektif dan tindakan riil dan salah satunya pemberian beras fortifikasi yang bermanfaat bagi pemenuhan gizi bagi ibu hamil sehingga anaknya terhindar dari stunting,” ungkap Wakil Bupati.

BACA JUGA: Rakyat Bersatu Singkirkan Kepala Batu, Itulah Seruan Ratusan Massa di Mimbar Demokrasi ISI Yogya

Danang mengatakan, Kabupaten Sleman mendapatkan kabar baik yakni pada tahun ini angka penurunan stunting turun 2,37 persen dari angka 6,88 persen menjadi 4,51 persen serta diharapkan tren tersebut  dapat terus berjalan di tahun depan. Ia berharap dengan pemberian beras fortifikasi ini dapat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil sehingga mencegah anaknya terkena stunting. 

Bantuan insentif fiskal sejumlah 18M yang diberikan pemerintah pusat akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk percepatan penurunan stunting di Sleman dan masyarakat bisa merasakan dampak positifnya secara langsung.

BACA JUGA: Pasca Gelar Perkara, Polisi Tingkatkan Status Tersangka terhadap Firli Bahuri

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Wildan Solichin melaporkan selain launching juga akan dilakukan sosialisasi program bantuan beras fortifikasi kepada ibu hamil.

Ia menambahkan, sasaran pemberian bantuan ini adalah 3.000 ibu hamil untuk bulan November-Desember dengan jumlah 30 kg setiap orangnya. Sedangkan cakupannya adalah 86 Kalurahan se Kabupaten Sleman.

“Tujuan acara ini tentu menginformasikan dan mensosialisasikan manfaat beras fortifikasi dalam upaya percepatan penurunan stunting,” jelasnya (*/Agn)

 


share on: