Yogyapos.com (BANTUL) - Sriyadi (63) warga Panggok Trimulyo Jetis Bantul meninggal duania setelah terpeleset dan tenggelam di kolam ikan kelompok tani Ponggok I Rt. 08 Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Senin (29/7/2024) petang.
Informasi yang diperoleh yogyapos.com, menyebutkan petang itu membersihkan rumput aktivitas seperti biasa di pinggiran kolam ikan tersebut. Aktivitas korban diketahui oleh saksi Sutarto (60) dan Sidik (35).
BACA JUGA: Lakalantas 'Pembunuh' Tertinggi di Bantul, 58 Nyawa Melayang Selama Januari-Juli 2024
Namun beberapa saat kemudian saksi Sutaro tiba tiba mendengar korban minta tolong. Setelah dicek ke arah lokasi sumber suara, ternyata nampak korban sudah berada di dalam kolam dan berusaha berenang sambil terus minta tolong.
Sutarto langsung turun dan berusaha menolong korban dengan mengangkat tubuhnya, agar kepala korban berada di atas dan sambil berusaha teriak minta tolong ke warga yang lain. Berselang sekitar 5 menit kemudian Sidik bersama warga lainnya membantu mengangkat korban keatas dalam kondisi masih bernafas, tetapi keadaan sudah lemas.
BACA JUGA: Mahasiswa FH UWM Yogyakarta Ikuti Pelatihan di PTUN Surabaya
Selanjutnya korban langsung di bawah ke RS Nur Hidayah Blawong. Namun dalam pemeriksaan itu dinyatakan sudah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry membenarkan musibah yang menimpa korban purnawirawan TNI itu. “Setelah menerima laporan, langkah-langkah yang telah dilaksanakan polisi yaitu mendatangi TKP, meminta keterangan saksi-saksi, memanggil Unit Inafis Polres Bantul, memanggil tim medis dari Puskesmas Jetis I,” ujarnya, Selasa (30/7/2024).
Membuatkan surat pernyataan keluarga. Lainnua meminta kepada keluarga dan warga untuk memberikan pagar di areal kolam serta Mmelaporkan kepada Polsek Jetis.
BACA JUGA: Bergerak ke Tujuh Titik, Tim Gabungan Segel Toko Miras Ilegal di Wilayah Sleman
Hasil pemeriksaan dari Puskesmas Jetis I yang di pimpin dr Muh Kemal, menyebutkan, korban meninggal kurang dari 24 jam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Penyebab kematian korban karena tenggelam dalam air dan kehabisan nafas. Sudah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,” tandas AKP Jefffry.
Diketahui, kondisi kolam ikan dengan ukuran 18 x 18 meter dengan berkedalaman 2 meter dan air kedalaman lk 1,8 meter dengan alas plastik/terpal tersebut memang licin. Di area tersebut terdapat empat kolam. (Spd)
