Solihul Hadi, Anggota DPRD Yogya: Tuntutlah Ilmu Hingga Akhir Hayat dengan Adab

share on:
Anggota DPRD Kota Yogyakarta Sholihul Hadi SH MKn (tengah) bersama Takmir Masjid Yasmin Rejowinangun Kotagede Yogyakarta || YP-Samsuri

Yogyapo.com (YOGYA) - Pengurus takmir masjid diimbau untuk menjalankan perannya sebagai pelayan ummat, bukan untuk menguasai masjid dalam kegiatan maupun kebijakan kemasjidan.

BACA JUGA: Bangga dengan Paspor Indonesiaa di Tengah Tantangan Brain-Drain

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Yogyakarta Sholihul Hadi SH MKn setelah menjadi imam dan menyampaikan kultum di Masjid Yasmin, Rejowinangun Kotagede Yogyakarta, Kamis (26/2/2026) malam.

BACA JUGA: Terima Audiensi Nayantaka, Danrem Informasikan 35 Lokasi KDMP di DIY

"Masih banyak pengurus takmir yang lebih cenderung menguasai Masjid. Hal itu tidak baik untuk sebuah organisasi yang berkiblat pada pelayanan ummat," ucapnya.

BACA JUGA: Puisi Untuk Ketua BEM UGM karya Aprinus Salam

Dalam kultumnya, Sholihul Hadi juga menekankan pentingnya menunaikan kewajiban menuntut ilmu sejak lahir hingga masuk liang lahat. Ia mengutip contoh di negeri Cina, di mana tenaga kerja rela menerima upah murah demi mendapatkan ilmu teknologi agar dapat mandiri dan menguasai teknologi tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa ilmu terbaik adalah yang diiringi dengan adab dan akhlak.

BACA JUGA: Puasa Sebagai Praktik Kesehatan Sosial

"Ciptakan generasi Islam yang tahu etika dalam menuntut ilmu. Hormat pada guru adalah sikap baik yang mesti diperhatikan," tegasnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak siswa yang tidak bisa menghormati gurunya, yang menunjukkan degradasi moral yang semakin tajam.

BACA JUGA: Seorang Mantan Pejabat Publik Sleman Jadi Korban Penipuan Online

"Miris! Banyak siswa memanggil guru dengan 'bro'... Ini tidak baik. Mereka hanya mendapatkan ilmunya saja, tapi tidak mendapatkan keberkahannya," jelasnya. (Samsuri)


share on: