Seorang Wisatawan Asal Klaten Ditemukan Gantungdiri di Parangtritis

share on:
Evakuasi jazad korban || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Wisatawan asal Klewer Bendan Manisrenggo Klaten Jawa Tengah, SI SE (50) ditemukan meninggal dunia akibat gantungdiri di pohon di Barat Gumuk Pasir di Dusun Grogol X, Parangtritis Kretek Kabupaten Bantul, Jumat (24/1/2025) pukul 06.00 wib. 

Informasi yogyapos.com menyebutkan, kondisi korban pertama kali diketahui oleh dua saksi warga sekitar yang kebetulan sedang melakukan perjalanan di Jalan tembus dari Parangkusumo menuju Depok. Saat di perjalanan tersebut saksi melihat orang yang berdiri di pinggir pohon dan terlihat tali diatasnya.

BACA JUGA: Tebing Longsor di Mardikorejo Menutup Bangunan Irigasi, Begini Harapan Warga

Dikarenakan saksi merasa curiga, maka selanjutnya keduanya memastikan dari jarak dekat. Setelah diamati, ternyata orang tersebut sudah tergantung di pohon cemara. 
Setelah saksi melihat kejadian tersebut, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas Kepolisian Polsek Kretek guna penanganan lebih lanjut.

Dokter Pukesmas Kretek dan Unit Inafis Polres Bantul melakukan identifikasi korban. Menurut keterangan dari Puskesmas Kretek, dr Hanifah Khoirunnisa ditemukan jenazah tergantung di pohon cemara dengan tali di leher, mengenakan pakaian jaket warna merah, celanan panjang warna hitam dan kaos biru.

BACA JUGA: Seorang Oknum Biro Umroh dan Haji Ditahan, Diduga Gelapkan Uang Rp 14,2 M

Tali mengikat di leher kearah atas di bagian belakang kepala tali terhubung keatas terkait di pohon. Talinya warna orange dan tampak sudah mengembang. Kaki jenazah sudah menyentuh tanah. Jenazah panjangnya badan sekitar 165 cm, berat badan 50 kgdan ambut hitam tipis.

Saat ditemukan mayat sudah dalam keadaan kaku. Kedua tangan kaku tampak posisi mencengkram dengan serpihan kayu pohon, didalamnya ditemukan lebam mayat. 

BACA JUGA: Belum Ada Tersangka! Dugaan Korupsi di Kalurahan Trihanggo Terus Diusut

“Tidak ditemukan adanya tanda tanda akibat kekerasan benda tajam / tumpul pada diri morban. Diperkiraan korban waktu meninggalnya kurang lebih 3 jam,” katanya.

Hasil Pemeriksaan dari Polsek Kretek yang dipimpin Kapolsek AKP Sutrissno SH MH dan anggota Unit 3 Satreskrim dan Tim Inafis Polres Bantul dipimpin Aiptu Wijanarko, menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan keluarganya menerima kejadian itu. (Spd)
 


share on: