Yogyapos.com (BANTUL) – Seorang meninggal dunia dalam musibah kebakaran sebuah rumah kontrakan di Perumahan Trimulyo, Kembangsongo Rt. 09 Trimulyo Jetis, Kabupaten Bantul, pada Jumat (23/5) pukul 20.45 WIB.
"Korban yang meninggal di tempat kejadian Drs SW (67) seorang pensiunan karyawan BUMN,” kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Sabtu (24/5/2025).
BACA JUGA: Bermaksud Putar Balik, Avanza Diseruduk Brio
Jeffry mengungkapkan, musibah kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Riyanah yang kepulan asap dan kobaran api di dalam rumah korban. Kemudian ia memberitahukan kepada Purnami dan Ilyasa. Pada saat Ilyasa bersama warga setempat mendatangi rumah korban, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci.
Kemudian ia memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban. Mereka segera berinisiatif mendobrak pintu tersebut dan mendapati korban dalam kondisi terlentang.
BACA JUGA: Kejari Sleman Diharap Segera Ungkap Dugaan Korupsi Pembangunan Kolam Renang
Para saksi bersama warga setempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan selang air keran. Api dapat dipadamkan pada pukul 21.00
"Kerugian materi akibat kejadian satu unit sepeda listrik, satu unit sepeda motor bebek, satu bendel uang kertas terbakar,” katanya.
Sedangkan barang bukti yang diamankan satu buah tas kecil warna hitam berisi KTP, buku tabungan BRI, ATM Britama dan ATM BRI Simpedes milik Korban. Selain itu tiga buah Handphone warna hitam, biru dan merah milik korban.
"Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga oleh Kapolsek Jetis pada Sabtu (24/6) pukul 01.05 WIB,” terang jeffry.
BACA JUGA: Amuk 'Jago Merah' Enam Jam Hanguskan Pabrik Garmen di Sleman
Menurut keterangan warga setempat, korban tinggal sendirian di rumah tersebut sejak sebelum pandemi Covid-19. Kondisi korban mengalami luka bakar pada kepala bagian atas dan lebam di bagian pundak kanan. Diprediksi korban meninggal dunia karena kekurangan oksigen akibat kepulan asap dari sampah berupa botol - botol bekas air mineral yang terbakar.
“Penyebab kebakaran belum diketahui pasti dan masih didalami polisi,” ungkapnya. (Spd)
