PWI Sleman Siap Selenggarakan Donor Darah, Bertabur Doorprize

share on:
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman, Aris Herbandang (kanan) didampingi Ketua PWI Sleman Wisnu Wardhana saat memberikan keterangan kepada awak media || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman akan menggelar aksi sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024,

Digelar di komplek Kantor Pemkab Sleman, aksi sosial ini merupakan kerjasama PWI Sleman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: THN AMIN DIY Libatkan Ratusan Personel Pantau Rekapitulasi di 78 Kecamatan, Buka Form Aduan

Ketua PWI Sleman yang juga jurnalis SKH Harian Jogja, Wisnu Wardhana mengatakan, aksi sosial ini akan dilaksanakan di ruang rapat Sembada komplek Kantor Pemkab Sleman pada 26 Februari 2024, dengan target pendonor lebih dari 100 orang.

“Aksi donor darah ini kita targetkan lebih dari 100 pendonor. Panitia juga menyediakan doorprize menarik diantaranya sepeda dan alat-alat elektronik bagi peserta donor darah yang lolos sebagai pendonor,” kata Wisnu, Selasa (20/2/2024).

Aksi sosial donor darah ini, ungkap Wisnu, dilatarbelakangi lantaran PMI Sleman beberapa bulan yang lalu hingga saat ini masih banyak kekurangan kantong darah. Sehingga harus mendatangkan dari luar daerah.

BACA JUGA: Dari Pidato Pasca Pengumuman Quick Count, Akankah Prabowo Tanpa Mega?

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman, Aris Herbandang menambahkan, Pemkab Sleman sangat mendukung aksi kemanusiaan yang dilaksanakan oleh PWI Kabupaten Sleman.

Rasa peduli terhadap sesama khususnya masyarakat yang membutuhkan darah, bukan hanya tanggung jawab PMI, tetapi menjadi keprihatinan bersama termasuk pemerintah, organisasi masyarakat maupun institusi lain.

BACA JUGA: Klaim Satu Putaran dan Pesta 'Kemenangan' Tak Baik

“Kegiatan donor darah yang dilakukan PWI Kabupaten Sleman ini kita harapkan dapat menggugah pihak lain dengan menggelar kegiatan yang sama,” sebut Herbandang.   

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sleman, Sunartono menjelaskan, sejak akhir tahun 2023, kebutuhan darah di PMI kabupaten Sleman mengalami peningkatan cukup signifikan. Sehingga harus mendatangkan kantong darah dari luar daerah.

BACA JUGA: Ikadin Yogyakarta Siap Gelar PPA di Fakultas Hukum UMY

“Untuk mencukupi permintaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PMI Sleman harus mendatangkan kantong darah dari luar daerah. Karena stok darah di PMI Sleman tidak mencukupi,” jelas dia.

BACA JUGA: Pameran Kampung Hukum, Badan Pengawasan MA Jatuhkan Sanksi kepada 295 Hakim dan Pegawai

Dibeberkan, kebutuhan darah PMI Sleman per hari hanya berkisar 60-70 kantong darah per hari atau berkisar 2.000 kantong per bulan. Tetapi, sejak empat bulan terakhir ini, permintaan masyarakat meningkat menjadi 100 kantong per hari atau sekitar 3.000 kantong darah per bulan.

“Berdasarkan data, PMI Sleman masih kekurangan darah sekitar 1.000 kantong per bulan. Ini menjadi tantangan berat bagi jajaran PMI Sleman,” ungkapnya.

Untuk memenuhi permintaan masyarakat, PMI Sleman berupaya melakukan droping kantong darah dari luar daerah. Bahkan menjangkau hingga wilayah Purworejo, Semarang, Surabaya dan Banyumas. 

“Agar kebutuhan masyarakat tercukupi, sekitar 30 persennya PMI Sleman harus mendatangkan kantong darah dari luar daerah,” pungkasnya. (*/Opo)

 

 


share on: