Yogyapos.com (SLEMAN) - Memasuki masa purna tugas, Sekda Sleman Harda Kiswaya menyatakan akan maju dalam kontestasi Pilkada 2024 di Kabupaten Sleman. Dirinya menyatakan diri akan maju sebagai orang nomor satu di Bumi Sembada.
Pernyataan tersebut disampaikan Harda Kiswaya saat digelar pelepasan purna tugas dirinya sebagai Sekda di Pendopo Parasamya, Rabu (31/1/2024).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Anggarkan Pengadaaan Barang dan Jasa Rp 1,196 Triliun
“Saya mohon doa dan dukungan akan maju di perhelatan Pilkada 2024,” ujar Harda di hadapan tamu undangan yang tanpa dihadiri Bupati Kustini Sri Purnomo.
Harda menilai, sejauh ini di Pemkab Sleman ini masih banyak kekurangan pelayanan pada masyarakat sehingga masih banyak hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan.
BACA JUGA: Kolaborasi GSI Record dan Senada Digital Siap Eksplorasi Bakat Musik di Jawa Timur
“Karena saya masih melihat banyak kekurangan pelayanan kami pada masyarakat, yang saat saya jadi sekda belum bisa maksimal sehingga untuk memperbaikinya adalah dengan mencalonkan diri menjadi Sleman 1,” ujarnya.
Disebutkan, dalam pelaksanaan roda pemerintahan, berkat kolaborasi yang baik dengan unsur legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menjadi point yang menguntungkan.
“Kolaborasi yang bagus dengan DPRD memberi banyak hikmah. Selain pembangunan daerah lancar, secara pribadi saya juga diuntungkan karena menjadi dikenal banyak masyarakat,” ungkap dia.
BACA JUGA: Pemain Monolog Butet Kertaredjasa Dipolisikan, Diduga Lakukan Ujaran Kebencian
Pada kesempatan tersebut, warga Godean ini menyampaikan permohonan maaf dan berpamitan kepada seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menyatakan akan mengandeng Wakil Bupati Danang Maharsa untuk mendampinginya sebagai calon Wakil Bupati nanti. Hal tersebut langsung mendapatkan respon baik oleh Danang.
“Kami punya pikiran yang sama untuk kemajuan rakyat. Kita doakan agar Pak Harda diberi kesehatan dan yang menjadi cita-citanya dikabulkan,” tutur Danang dalam sambutanya.
BACA JUGA: Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej Kini Bukan Tersangka
Ketua panitia, Kunto Riyadi mengatakan pelepasan diwarnai iring-iringan komunitas Jeep Lereng Merapi mengantar hingga ke kediaman Harda Kiswaya di Godean, di 17 kapanewon juga mengirimkan gunungan berisi hasil bumi yang merupakan wujud penghormatan. Gunungan itu kemudian diperebutkan oleh masyarakat yang memiliki simbol setelah purna tugas namun masih ingin mengabdi dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Selain itu terlibat sejumlah komunitas, antara lain petani, penggiat seni, penggiat pariwisata, relawan SAR, komunitas RAPI, komunitas kawula alit, paguyuban perangkat kalurahan, paguyuban Lurah dan lainnya,” pungkasnya. (Opo)
