PT Jasamarga Yogya-Bawen Lakukan Musyawarah Ketiga Pembebasan Lahan di Sayegan

share on:
Musyawarah penentuan bentuk ganti rugi di Kantor Kalurahan Margokaton || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dengan sinergi yang baik antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Wilayah DIY dan PT Jasamarga Yogya Bawen, musyawarah warga mengenai pembebasan lahan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen telah dilaksanakan, di Desa Margokaton Seyegan Sleman.

Sebagai upaya pencegahan dan penularan Covid-19, para warga yang terdampak pembebasan lahan Jalan Tol Yogyakarta Bawen diwajibkan untuk mengikuti Swab Antigen dan menggunakan masker secara berlapis (Prokes Ketat).

Kepala Badan Pertanahan Nasional Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DY), Suhendro menyampaikan musyawarah ini adalah sebagai kompromi untuk menetapkan bentuk ganti rugi kepada warga terdampak pembebasan lahan Jalan Tol.

Dijelaskan, kegiatan musyawarah ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada warga mengenai hasil penilaian harga tanah dan bangunan yang telah dilakukan tim Apprasial secara independen. “Apabila masih terdapat warga yang ragu terhadap hasil penilaian dapat berkomunikasi langsung dengan tim BPN dan bagi warga yang sudah setuju dapat langsung menandatangani berita acara kesepakatan, namun beliau menghimbau untuk dilakukan pengecekan kembali, sebelum ditanda tangan,” kata Suhendro, Rabu (15/9/2021). 

Ini merupakan ketiga bagi PT Jasamarga Yogya-Bawen melakukan musyawarah pembebasan lahan di Kecamatan Seyegan. Musyawarah pertama dilaksanakan di Desa Margomulyo pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2021, Musyawarah kedua dilaksanakan di Desa Margodadi pada tanggal 6 dan 7 September 2021 dan Musyawarah terakhir yang sedang berlangsung bertempat di Desa Margokaton pada tanggal 14-22 September 2021. 

“Kegiatan musyawarah ini dilaksanakan untuk total sejumlah 436 bidang tanah di 3 Desa Kecamatan Seyegan. Kami masih optimis dengan berlangsungnya proses musyawarah ini ke tahapan selanjutnya, pemerintah juga akan tetap berkomitmen memberikan dukungan pendanaan sehingga kami dapat menyelesaikan target pembebasan lahan seksi 1 tepat waktu,” terang Direktur Teknik PT Jasamarga Yogya Bawen. (Opo)

 

 


share on: