Yogyapos.com (SLEMAN) - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menjalin kerja sama dengan Pearson melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) di Kampus III, Gedung Bonaventura, Selasa (7/7/2026). Melalui kerja sama ini, FTI UAJY resmi menjadi Hybrid Authorized Test Center Pearson pertama di Indonesia.
BACA JUGA: Erick Thohir Cari Bibit Baru Timnas, Festival Grassroot Piala Presiden Digelar di Bantul
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Paul Franklin, Regional Lead Southeast Asia Pearson Enterprise Learning & Skills, dan Prof Dr Ir Parama Kartika Dewa ST MT IPU ASEAN Eng., selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri UAJY. Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto SH LLM, beserta jajaran pimpinan fakultas dan dosen.
BACA JUGA: Muhammadiyah Luncurkan KTA Khusus Kucing, Messi Jadi Pemegang KTAM Pertama
Kerja sama ini mencakup penyelenggaraan sertifikasi Pearson Certiport, termasuk program CCS Generative AI Foundations beserta sertifikasi di bidang Artificial Intelligence (AI) lainnya. Selain itu, FTI UAJY juga ditetapkan sebagai Hybrid Authorized Test Center Pearson/Certiport pertama di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Applied & Responsible Intelligence Assessment (ARIA) yang dikembangkan bersama oleh Pearson dan FTI UAJY.
Dalam sambutannya, Dekan FTI UAJY, Prof. Parama, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan AI.
BACA JUGA: Ratusan Siswa Sambut Kedatangan Presiden Prabowo-PM Modi di Yogyakarta
"Perkembangan teknologi, terutama AI, mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan dapat meningkatkan kompetensinya sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat," jelas Parama.
BACA JUGA: Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi Perkuat Kerjasama Kebudayaan di Prambanan
Sementara itu, Paul Franklin menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri memiliki peran penting dalam mempersiapkan talenta digital yang siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
"Kami bangga dapat bekerja sama dengan UAJY dalam menghadirkan pembelajaran AI, sertifikasi internasional, dan digital credentials yang akan membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri," ungkap Paul.
BACA JUGA: Wamenhaj: ASN Kemenhaj Harus Jaga Integritas, Hindari Praktik Menjadikan Jemaah
Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto SH LLM, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
"Kolaborasi strategis antara UAJY dan Pearson dalam pengembangan kompetensi Artificial Intelligence, sertifikasi industri, dan digital credentials merupakan langkah yang sangat bermanfaat bagi kami. Kedua institusi memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen dan tenaga kependidikan di UAJY," tuturnya.
BACA JUGA: PBB-P2 Sleman Tembus 79 Miliar, Pemkab Beri Apresiasi kepada Wajib Pajak
Melalui kerja sama ini, mahasiswa FTI UAJY akan memiliki akses untuk mengikuti sertifikasi Pearson Certiport secara resmi di lingkungan kampus. Kehadiran Hybrid Authorized Test Center di FTI UAJY diharapkan dapat memperluas akses terhadap sertifikasi berstandar internasional sekaligus meningkatkan daya saing lulusan dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
BACA JUGA: Ikut Program Rotary Student Exchange di Brasil, Arka Jadi Mahir Bahasa Portugis
Kerja sama ini juga mempertegas komitmen FTI UAJY dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri melalui penyelenggaraan program sertifikasi internasional dan pengembangan kompetensi di bidang teknologi. Dengan demikian, lulusan UAJY diharapkan semakin siap berkontribusi secara profesional di dunia kerja melalui kompetensi yang terstandarisasi secara global. (*/Red)
