Yogyapos.com (SLEMAN) - Jejak juang Pangeran Diponegoro dalam menjaga kehormatan bangsa melawan Belanda bertebaran di berbagai daerah. Salah satu lokasi yang menjadi front pertempuran berada di Dusun Gancahan, Sidomulyo, Godean. Saat itu pertempuran terjadi di sekitar Kali Gagak Suro yang melintang di tengah padusunan kuna itu.
Keberadaan narasi sejarah yang dimiliki Sidomulyo tengah dipersiapkan menjadi salah satu potensi pariwisata. Keberadaan makam Kyai Wirajamba, seorang abdi Pangeran Mangkubumi (Sri Sultan Hamengku Buwono I) menjadi simbol dan tetenger yang telah menjadi tujuan wisata spiritual. Selain itu, keberadaan masjid Al Huda yang menyisakan kekunaan, meski telah mengalami pemugaran, tetap menjadi jejak sejarah yang penting diperhatikan.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kapolsek-godean-dukung-pengembangan-budaya-di-sidomulyo-8796
https://www.yogyapos.com/berita-dua-dusun-di-sidomulyo-jadi-target-proyek-pamsimas--4617
https://yogyapos.com/berita-hari-menanam-pohon-indonesia-2022-sakral-dan-khikmat-8946
Berkaitan dengan itu, upaya untuk menghidupkan sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro, pemerintan Kalurahan Sidomulyo berniat menggelar haul (peringatan kematian) pada Sabtu, 7 Januari 2023. Acara antara lain Sarasehan Jejak Juang Pangeran Diponegoro dan pemutaran film Diponegoro.
Kali dan Embung Gagak Suro pernah menjadi front perang Pangeran Diponegoro || YP-Wahjudi Djaja
“Kita harus saling memperkuat dan membantu program pengembangan potensi pariwisata Sidomulyo. Baik Pokdarwis Mulyo Asri maupun Bumkal Sido Makmur didukung warga harus memiliki kesadaran dan kepedulian agar peluang yang ada bisa kita raih untuk kemajuan Sidomulyo,” tandas Lurah Sidomulyo Rustho Busono saat evaluasi Kirab Budaya Hari Menanam Pohon Indonesia, di Gancahan, Jumat (9/12/2022).
Sementara itu Wahjudi Djaja SS MPd dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) selaku Pendamping Wisata menjelaskan, sarasehan rencananya akan bertindak sebagai narasumber Ki Roni Sodewo dari Trah Pangeran Diponegoro dan Komandan Kodim/0733 Sleman.
“Upaya mengangkat semangat dan jejak juang Pangeran Diponegoro perlu digerakkan untuk membentuk karakter desa. Apalagi beliau merupakan simbol Kodam IV Jawa Tengah. Kita harapkan dukungan dari Kodim/0732 Sleman sebagai wujud kemanunggalan TNI dan Rakyat,” pungkasnya. (Iud)
