Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi warga pengguna jalan, terlebih saat menjelang dan paska lebaran 2026 M/1447 H.
BACA JUGA: Geruduk Mapolres, Brigade Joxzin Desak Polres Bantul Ungkap Pembunuhan Yoga
Salah satu upaya dengan bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait akses jalan rusak akibat dilintasi kendaraan angkutan berat proyek jalan tol.
BACA JUGA: Bangga dengan Paspor Indonesiaa di Tengah Tantangan Brain-Drain
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat membuka rapat evaluasi penggunaan jalan kabupaten untuk pembangunan jalan tol di Ruang Rapat Sembada Kantor Sekertariat Daerah Sleman, Jumat (27/2/2026).
BACA JUGA: Puisi Untuk Ketua BEM UGM karya Aprinus Salam
"Kami ingin memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya bagi warga Sleman, lebih-lebih saat menjelang lebaran tahun 2026 ini,"ujar Bupati.
BACA JUGA: Jalani Sidang Disiplin, Mantan Kapolresta Sleman Kena Sanksi Mutasi-Demosi
Diungkapkan, selama ini pihaknya menerima sejumlah aduan warga yang mengeluhkan banyak infrastruktur jalan rusak dampak proyek jalan tol. Ia berharap kepada kontraktor pelaksana proyek untuk segera membenahi kerusakan jalan.
BACA JUGA: Refleksi Sosiologis Di Hari Anti-Perundungan Internasional
"Banyak aduan yang masuk soal kerusakan jalan ini, baik melalui sosial media, ada juga yang langsung ke ponsel saya, dan sejumlah pejabat di Sleman, kami berharap kepada kontraktor untuk segera melakukan perbaikan,"katanya.
BACA JUGA: Bulan Penuh Berkah, Korem 072/Pmk Berbagi Takjil kepada Masyarakat
Dijelaskan, sejumlah jalan kabupaten dimanfaatkan untuk akses pengerjaan proyek jalan tol oleh kontraktor PT Adhi Karya, antara lain pada proyek Tol Jogja- Bawen seksi 1 terdapat 10 ruas jalan dengan kondisi rusak sedang hingga rusak berat sangat. Proyek Tol Jogja-Solo-YIA seksi 2 paket 2.2 ada 1 ruas jalan rusak ringan. Pada ruas Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 1 paket 1.2 melintas 4 ruas jalan dengan kondisi rusak sedang hingga rusak sangat berat.
BACA JUGA: Seorang Mantan Pejabat Publik Sleman Jadi Korban Penipuan Online
"Pada ruas jalan tol Jogja-Solo-YIA paket 2.1 yang dikerjakan PT Daya Mulia Turangga (PT DMT) melintasi 4 ruas jalan kabupaten, terdapat kerusakan jalan ringan hingga sedang," bebernya.
BACA JUGA: Permintaan Penundaan Import 105 Mobil India Cerminan DPR Pro Industri Dalam Negeri
Sekda Sleman, Susmiarto menambahkan, hasil pertemuan dengan pemrakarsa dan kontraktor proyek jalan tol telah disepakati untuk dilakukan perbaikan jalan.
BACA JUGA: Sidang Dugaan Pemalsuan Merek, Hakim Periksa Tiga Saksi
"Tadi sudah ada penyamaan presepsi dan informasi bahwa paling lambat H-7 lebaran perbaikan jalan sudah selesai, dengan teknik patching jalan, belum overlay jalan , yang penting tidak membahayakan pengguna jalan," sebutnya. (Opo)
